Palembang, Sumselupdate.com – Pihak Bank Rakyat Indonesia (BRI) mengaku mengalami kerugian sampai ratusan juta akibat sejumlah aksi pembobolan mesin ATM yang terjadi selama ini.
Hal itu disampaikan Suharmi Ibrahim (58) yang menerima kuasa dari BRI untuk membuat laporan di SPK Terpadu Terpadu Polresta Palembang, Senin (13/3/2017).
Dihadapan petugas, Suharmi mengatakan peristiwa yang sudah terjadi pada 19 Desember lalu itu terjadi di ATM Bank BRI Jalan Kolonel H Burlian, Kecamatan Sukarami Palembang.
Menurutnya, aksi tersebut sempat kamera CCTV di lokasi kejadian. Terlihat pelaku memasang alat di bagian shutter, sehingga mengakibatkan kerusakan dan uang keluar secara sendiri. “Kejadiannya baru diketahui setelah melihat rekaman CCTV,” imbuhnya.
Ia menjelaskan, aksi itu dilakukan pelaku selama enam hari. “Secara keseluruhan terlapor melakukan perbuatan tersebut sebanyak empat kali,” imbuhnya.
Dirinya menuturkan, awal kejadian pihak PT Beringin Gigantara selaku anak perusahaan BRI memberi tahu kepada pihak korban dalam hal ini Bank BRI.
“Saat awal kejadian kami sudah beritahu pihak bank. Mereka menjawab jangan dulu dilaporkan ke kepolisian, karena masih mendata jumlah kerugian,” jelasnya.
Hingga akhirnya Suharmi melaporkan peristiwa yang sudah sudah terjadi sampai tiga kali dengan total kerugian Rp384.100.000 tersebut.
Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Maruly Pardede membenarkan pihaknya sudah menerima laporan tersebut dan akan segera dilakukan penyelidikan. (sbw)











