Masih Ingat Wajah yang Nodong, Dua Sekawan Diciduk Polisi

Dua tersangka penodongan diamankan petugas di Mapolresta Palembang, Selasa (19/7).

Palembang, Sumselupdate.com – Karena masih mengingat wajah para penodong, akhirnya dua sekawan yakni, Amin (29) dan Alam Hendra Saputra (27) dipaksa petugas mendekam di balik prodeo Mapolresta Palembang.

Peristiwa bermula, saat korban Indo Pernando (25), tengah berjalan kaki di Jalan Pasar Tengkuruk Permai, Kecamatan Ilir Timur (IT) I Palembang, Senin (18/7) malam. Tiba-tiba, kedua tersangka langsung mendekati korban dan meminta sejumlah uang kepada Indo.

Bacaan Lainnya

Karena mencoba melawan, korban warga Jalan Talang Banten, Kecamatan Seberang Ulu (SU) II Palembang ini langsung dihadiahi bogem mentah hingga mengalami luka memar diwajahnya.

Setelah menjadi korban penodongan, Indo langsung melaporkan kejadian yang dialaminya kepada anggota yang tengah berada di Pos Lantas Bundaran Air Mancur (BAM) Palembang.

Mendapat laporan dari korban, petugas bersama korban langsung melakukan penyisiran di Pasar 16 Ilir Palembang dan berhasil mengamankan kedua tersangka.

Diakui tersangka Hendra yang merupakan warga Jalan Panca Usaha, Lorong Parlopa, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan SU I Palembang, dirinya tidak melakukan penodongan, hanya saja meminta uang Rp5.000 kepada korban untuk membeli bungkus nasi.

“Korban itu seperti takut lihat saya, jadi saya dekati cuma minta duit Rp5.000. Memang sambil ngancam mau nusuk, tapi pisaunya tidak ada,” ujar dia, Selasa (19/7).

Sementara itu, Kabag Ops Polresta Palembang Kompol Andi Kumara membenarkan kejadian tersebut dan kini kedua tersangka telah ditangkap untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya tersebut.

“Sekarang kedua tersangka masih diperiksa oleh penyidik. Untuk barang bukti juga telah diamankan,” tutup dia. (Man)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.