Empat Pengedar Narkoba Diringkus di Lokasi Berbeda

DIRINGKUS-Empat pengedar Narkoba berhasil diringkus di dalam pondok Kampung V, Desa Muara Megang, Kecamatan Megang Sakti, Kabupaten Musirawas, di lokasi berbeda.

Laporan: Marwan Ashari

Muarabeliti, Sumselupdate.com-Polres Musirawas meringkus empat pengedar Narkoba jenis shabu dan ganja di lokasi yang berbeda di daerah itu, dengan lokasi yang berbeda.

Bacaan Lainnya

Keempat tersangka yang berhasil ditangkap masing-masing Jimy (29), Erik Saputra (27) dan Kekal (43), warga Desa Muara Megang, Kecamatan Megang Sakti, Kabupaten Mura. Selanjutnya Junadi (44), warga Desa F Trikoyo, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Mura. Dari keempat tersangka petugas menyita barang bukti (BB), 10,49 gram shabu dan 1,37 gram ganja.

Kapolres Mura AKBP Efrannedy saat gelar perkara, Selasa (8/9/2020) menjelaskan, petugas melakukan penangkapan di tempat yang berbeda, yakni di Kecamatan Tugumulyo dan Desa Muara Megang, Kecamatan Megang Sakti.

Dijelaskannya, tersangka, Junadi dan Kekal diringkus di rumah tersangka Junaidi di Desa F Trikoyo, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Mura,  Senin (25/8/2020). Dari tangan tersangka petugas berhasil menyita barang bukti 18 bungkus paket klip sedang berisi kristal putih Narkoba jenis shabu seberat 3,19 gram.

Kemudian, tersangka Jimy, Erik dan Kekal diringkus di dalam pondok di Kampung V, Desa Muara Megang, Kecamatan Megang Sakti Kabupaten Mura, Minggu (6/9/2020) sekitar pukul 17.00 WIB.

“Dari tangan tersangka petugas berhasil menyita barang bukti, empat bungkus plastik klip sedang berisikan kristal putih yang diduga Narkotika jenis shabu seberat 3.44 gram. Dan, satu bungkus plastik berisikan daun-daun kering jenis ganja dengan seberat 1.37 gram,” kata Kapolres Mura AKBP Efrannedy didampingi Kasat Narkoba AKP Haerudin dan KBO Narkoba Iptu Nastain.

“Satu buah timbangan digital merk HWH, satu bal plastik klip bening kosong dan uang tunai Rp50.000,” jelasnya.

Masih katanya, para tersangka mengedarkan barang haram didaerah masing-masing. Jimi, Erik dan Kekal mengedarkan Narkoba di wilayah Kecamatan Megang Sakti, sedangkan Junaidi dan Kekal mengedarkan barang haram di Kecamatan Tugumulyo.

“Jadi barang dipecah-pecah, mulai dari harga Rp100 ribu perpaket hingga Rp500 ribu. Barang berasal dari Ogan Ilir, sedangkan yang lainnya masih kita lakukan pendalaman perkara ,” pungkasnya.

Sementara itu, Kasat Narkoba AKP Haerudin didampingi Kanit I Ipda Armansa Gunasta menambahkan, saat dilakukan pengerebekan tersangka Junaidi ini menyimpan barang bukti di atas kusen rumahnya, yang kebetulan rumahnya belum di plafon, dan mengakui barang tersebut bukan miliknya.

Sedangkan, tersangka Erik dan kawan-kawan saat diringkus cukup menguras tenaga, lantaran lokasinya berjarak lebih kurang 1 kilometer dan harus menyeberangi sungai.

“Tersangka Erik ini mempunyai dua kawan yang sebagai kaki kanannya, Jimi dan Kekal,” pungkasnya. (**)

 

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.