Penyergapan Kampung Narkoba: Percon Jadi Kode Keberadaan Petugas

Kembang api ini digunakan sebagai kode adanya petugas

Laporan: Haris Widodo

Palembang, Sumselupdate.com – Penyergapan yang terjadi di Kampung Narkoba kawasan Tangga Buntung, Kelurahan 36 Ilir, Kecamatan Gandus Palembang, Minggu (11/4/2021) pagi, membuat warga Palembang heboh.

Bacaan Lainnya

Tidak hanya itu cerita penyergapan pun tampak mencekam karena petugas dihujani letusan percon.

“Kami melihat para keroco atau anak buah dari bandar ini memiliki peran masing-masing bahkan saat memberitahu keberadaan kita menggunakan HT dan letusan percon sebagai kode keberadaan kita,” ujar Kanit Reskrim Narkoba Polrestabes Palembang saat ditemui di Mapolrestabes Palembang, Minggu (11/4/2021).

Selain itu, kata Kanit, pihaknya menangkap istri, pembantu, dan anaknya dari bandar bernama Ateng. Dalam penyergapan itu, petugas mendapati 1,5 kilogram shabu yang disimpan Ateng di atas loteng kamar.

Namun, dari pengakuan istri Ateng bernama Hijriaya atau akrab yang disapa Riya (33), tidak mengakui bahwa barang tersebut milik suaminya.

“Barang itu bukan milik suami saya. Itu punya kakaknya AAP,” kata Riya

Ia menceritakan, saat kejadian dirinya berada di dalam rumah sedang bersiap untuk pergi ziarah bersama keluarganya ke Tanjung Batu, Ogan Ilir.

Sementara suaminya Ateng saat penyergapan sedang membeli sarapan dan berlari saat mengetahui adanya petugas.

“Suami saya saat itu sedang beli sarapan. Ado polisi dio belari lewat belakang,” katanya.

Ia menambahkan arang haram yang didapat petugas sebanyak 1,5 kilogram sudah tiga bulan berada di rumahnya dan rencananya akan dijual di daerah Tangga Buntung.

Itu memang punyo kak AAP yang jugo bandar. Laki aku jugo bandar cuma duetnyo dak dikasih aku. Kalu aku nak minta baru dikasih,” tutupnya. (**)

PDIP

PKB

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.