Paha Kiri Ditembus Peluru, Pelaku Curas Jalan Digendong

Tersangka curas yang kerap beraksi di ruas Jalinsum, Fauzi (baju merah) diamankan di Polres Lubuklinggau.

Lubuklinggau, Sumselupdate.com –Kaki kiri Fauzi (27), satu dari dua pelaku curas yang disinyalir kerap beraksi di sekitaran Jalinsum, depan gedung olahraga (GOR) Petanang, Kelurahan Petanang, Kecamatan Lubuklinggau Utara I terpaksa diberikan hadiah sebutir timah panas, karena mau menyerang petugas menggunakan senjata api (senpi) rakitan dan pisau saat dibekuk Polisi, Selasa (19/7) sekitar pukul 15.00.

Dia ditangkap saat diduga sedang menunggu korbannya bersama seorang rekannya yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO). Mendapat informasi masyarakat adanya gerak-gerik kedua pelaku mencurigakan, tim buser Polres Lubuklinggau dipimpin Kanit Pidum, Iptu Hendrawan langsung mendatangi kedua orang tersebut.

Bacaan Lainnya

“Tim Buser menggeledah keduanya, satu pelaku lari, sedangkan satunya lagi (Fauzi) sempat mengambil senjata. Karena membahayakan, anggota langsung melumpuhkan dan mengenai paha belakang,” kata Kapolres Lubuklinggau, AKBP Ari Wahyu Widodo didampingi Kanit Pidum, Iptu Hendrawan.

Dari tangan tersangka Fauzi mengamankan senpi rakitan berikut dua peluru organik dan sebilah pisau. “Senjata ini memuat empat peluru. Apabila diledakan, akan membahayakan. Makanya diambil langkah yang bersangkutan langsung dilumpuhkan,” jelasnya.

Menurut Ari, tersangka dikenakan pasal 1 dan 2 undang-undang darurat Nomor 12 tahun 1951 karena tanpa hak menyimpan, menguasai senpi dan pisai. Tersangka dapat diancam dengan kurangan penjara lima tahun keatas.

Sementara itu tersangka Fauzi mengaku, senpi rakitan itu milik temannya yang melarikan diri. “Kalau pisau itu punya aku, senpi itu cuma dititipkan saja sama aku. Kami hanya duduk saja di situ,” katanya. (and)

 

PDIP

PKB

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.