Buron Dua Tahun, Pelaku Pembunuhan Tetangga Diciduk

Tersangka pembunuhan tetangga, Marwan ketika diamankan di Mapolsek Plaju, Rabbu (20/7).

Palembang, Sumselupdate.com –Dua tahun kabur ke Bekasi dan kemudian berpindah ke Sekayu hingga ke Kota Lubuklinggau, pelarian Marwan (28), pelaku pembunuhan terhadap Andri (28), warga Jalan Kapten Robani Kadir, Lorong Hikmah III, Kelurahan Talang Putri, Kecamatan Plaju Palembang, akhirnya terhenti sudah.

Tersangka ditangkap petugas saat tengah berada di rumahnya yang terletak tak jauh dari rumah korban yang berada di Jalan Kapten Robani Kadir, Lorong Hikmah III, Kelurahan Talang Putri, Kecamatan Plaju Palembang.

Bacaan Lainnya

Menurut keterangan tersangka Marwan, saat diamankan petugas di Mapolsek Plaju Palembang, Rabu (20/7), kejadian itu dilakukan pada 5 Mei 2014 silam, yang bermula saat dirinya baru pulang dari memancing.

Tersangka mengaku, korban menghina dan menumpahkan miras jenis tuak ke halaman rumahnya tersangka. Tidak hanya itu, Andri meminta pelaku untuk mematikan seluruh lampu yang ada di rumahnya.

“Dari situ saya langsung panas Pak, memanggil korban dan mengambil pisau yang sudah ada di depan rumah itulah. Terus, kami terlibat perkelahian, berebut pisau itu, dapat di saya. Langsung saya hujamkan ke tubuh dia. Tapi tidak tahu berapa kali,” sebut Marwan.

Setelah itu, dirinya langsung pergi ke rumah tetangga di kawasan Kertapati, lalu melarikan diri ke Bekasi selama dua tahun. “Saya di sana bekerja tukang bangunan, sudah itu ke Sekayu dan Lubuklinggau. Tapi, karena tidak tahan hidup tempat orang, saya pulang lagi ke Palembang,” terangnya.

Sementara itu, Kapolsek Plaju AKP Mahajavet melalui Kanit Reskrim Ipda Juprius mengatakan, setelah mendapatkan laporan dari masyarakat jika pelaku sudah pulang ke rumah, pihaknya langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku.

“Dia ini DPO kejadian tahun 2014, kita sudah beberapa kali melakukan penangkapan dia, tapi hasilnya nihil. Namun, akhirnya pelaku berhasil kita bekuk setelah mendapatkan kalau pelaku pulang saat lebaran kemarin,” sebut dia

Menurut dia, motif pembunuhan yang dilakukan pelaku, lantaran korban marah-marah saat ditegur oleh pelaku, lantaran minum-minum keras di depan rumahnya, sehingga terjadi perkelahian antara keduanya.

“Korban mengalami luka robek di pipi kiri, luka lecet leher dan dada, luka tusuk di dada kiri, di perut sebelah kiri, dan di pinggang. Pelaku akan dijerat pasal berlapis 338 KUHP Jo 351 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara,” tutup dia. (tra)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.