Enam Tuntutan Mahasiswa Pagaralam Tolak UU Cipta Kerja Disampaikan ke DPR RI

SAMPAIKAN ASPIRASI---Ketua DPRD Pagaralam Jenni Sandiyah dan seluruh Anggota Komisi III menyampaikan aspirasi mahasiswa di Gedung DPR RI, Kamis (22/10/2020).

Laporan: Novrico Saputra

Pagaralam, Sumselupdate.com-Aksi demo mahasiswa dan aliansi aktivis Pagaralam beberapa waktu lalu yang menuntut DPRD Kota Pagaralam menyampaikan sejumlah tuntutan mahasiswa terkait penolakan Undang- Undang Omnibus Law Cipta Kerja telah diterima DPR RI.

Bacaan Lainnya

Enam poin yang menjadi tuntutan mahasiswa yang ditulis dalam surat resmi ke DPRD Pagaralam, telah diserahkan oleh DPRD Pagaralam ke DPR RI. Tuntutan dan aspirasi tersebut diantarkan langsung Ketua DPRD Pagaralam Jenni Sandiyah dan seluruh Anggota Komisi III, Kamis (22/10/2020).

SAMPAIKAN ASPIRASI—Ketua DPRD Pagaralam Jenni Sandiyah dan seluruh Anggota Komisi III menyampaikan aspirasi mahasiswa di Gedung DPR RI, Kamis (22/10/2020).

Informasi yang didapat menyebutkan, DPRD Pagaralam telah menjanjikan kepada mahasiswa dan aliansi aktivis Pagaralam untuk menyampaikan tunturan mereka ke DPR RI. Hal ini agar aspirasi mahasiswa Pagaralam bisa didengar oleh DPR RI.

Ketua DPRD Kota Pagaralam Jenni Sandiyah mengatakan, sudah melaksanakan dan menunaikan janji kepada mahasiswa dan aliansi aktivis Pagaralam.

“Tuntutan mahasiswa dan Aliansi Aktivis Pagaralam terkait UU Omnibus Law telah kami sampaikan kepada DPR RI. Dengan ini janji kami sudah kami tunaikan,” ujarnya.

Penyerahan tuntutan tersebut merupakan bentuk komitmen DPRD Pagaralam atas aspirasi para mahasiswa dan aliansi aktivis Pagaralam.

“Ini merupakan komitmen kami yang telah berjanji akan menyampaikan aspirasi dan tuntutan mahasiswa terkait penolakan UU Omnibus Law Cipta Kerja,” ungkapnya.

Dia berharap tuntutan mahasiswa Pagaralam ini menjadi salah pertimbangan pihak Pemerintah Pusat dalam penerapan pasal per pasal dalam UU Omnibus Law Cipta Kerja ke depan.

“Kami harap apa yang disampaikan mahasiswa dan aliansi Pagaralam ini akan menjadi bahan pertimbangan pemerintah dalam mengambil keputusan nantinya,” harapnya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.