Aniaya Selingkuhan Suami, Pasutri Diamankan Polisi

- Pasangan suami istri (Pasutri) Aulia Rahman Putra Pratama (22) dan Shafira Sada Fira (22), ditangkap Unit IV Subdit III Jatanras Polda Sumsel atas aksinya menganiaya Rini yang tak lain selingkuhan Rahman sendiri, Rabu (11/11/2020).

Laporan:  Haris Widodo

Palembang, Sumselupdate.com – Pasangan suami istri (Pasutri) Aulia Rahman Putra Pratama (22) dan Shafira Sada Fira (22), ditangkap Unit IV Subdit III Jatanras Polda Sumsel, Rabu (11/11/2020).

Bacaan Lainnya

Pasutri yang tinggal di Jalan Letnan Simanjuntak, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Kemuning, Palembang, Provinsi Sumatera Selatan ditangkap karena dilaporkan Rini Okta Yani karena telah melakukan penganiayaan terhadap dirinya.

Belakangan diketahui jika Rini sendiri adalah selingkuhan dari pelaku Rahman, suami dari Shafira.

Peristiwa penganiayaan ini berawal saat pelaku Rahman mengajak istrinya Shafira bertemu dengan selingkuhannya yang tak lain adalah Rini, di kawasan 10 Ulu, Palembang.

Setelah bertemu, terjadi keributan antara Shafira dan Rini. Saat keributan pecah, Shafira kemudian mengeluarkan silet dan menyayat kening selingkuhan suaminya itu.

Melihat Rini kesakitan, Rahman kemudian membawa pergi korban ke Jalan Tol Indralaya. Di lokasi ini, pelaku kemudian menurunkan korban dari kendaraan sepeda motor yang mereka tunggangi dan merebut handpone milik korban.

Tak senang dengan aksi pasutri itu, korban melaporkan tindakan penganiayaan yang ia terima. Termasuk selingkuhannya juga yang telah mengambil HP miliknya dengan paksa.

“Saya sangat kesal dengan korban karena sudah selingkuh dengan suami saya, parahnya lagi mereka sudah sering berhubungan badan di hotel. Hal itu saya ketahui melalui  struk pembayaran hotel,” kata Shafira, Kamis (12/11/2020).

Sementara sang suami mengaku, jika ia sengaja mempertemukan istri dan selingkuhannya, karena ingin meminta Rini atau selingkuhannya meminta maaf kepada istrinya. Namun dirinya kaget karena istri sudah membawa silet dan langsung menyerang korban.

“Saya tidak tahu sama sekali kalau istri membawa silet dan langsung menyerang korban. Setelah itu, saya pisahkan,” ujarnya.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel Kompol Suryadi membenarkan, telah menangkap pasutri setelah melakukan penganiayaan terhadap korban.

Di mana korban ini juga adalah selingkuhan dari suami pelaku. Setelah melakukan penganiayaan korban dibawa ke Tol Inderalaya kemudian diturunkan di sana.

Namun di sini korban juga tidak hanya melaporkan tindakan penganiayaan terhadap dirinya, korban juga melaporkan pelaku Aulia Rahman selingkuhannya karena sudah melakukan pencurian hp miliknya.

Atas tindakan tersebut, keduannya terancam pasal 170 dengan ancaman di atas lima tahun penjara. (**)

 

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.