Ali Saibi Korban Tewas Usai Duel Maut Diduga Dipicu Utang Narkoba

Jasad Ali Saibi atau akrab dipanggil Febi (50) ditutupi koran oleh warga setempat, Sabtu (15/5/2021) sore.

Laporan Haris Widodo

Palembang, Sumselupdate.com – Tewasnya Ali Saibi atau akrab dipanggil Febi (50), warga Lorong Sehati, Jalan Tembok Baru, Kelurahan 9-10 Ulu, Kecamatan Jakabaring, Palembang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), diduga kuat dipicu utang piutang narkoba.

Read More

Dari informasi dihimpun, pelaku pembunuhan yang terjadi Sabtu (15/5/2021) sore, merupakan tetangga yang tinggal tak jauh dari rumah korban.

“Kito duga perkara shabu. Memang ado yang dak senenglah antara pelaku samo korban,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Sementara itu, Kasubbag Humas Polrestabes Palembang Kompol M Abdullah ketika dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa pembunuhan korban.

“Koban meninggal akibat luka tusuk di bagian dada atau rusuk sebelah kiri, dan siapa pelaku masih dalam penyelidikan, barang bukti ditemukan sebilah parang di tangan korban,” katanya.

Jasad Ali Saibi atau akrab dipanggil Febi (50) ditutupi koran oleh warga setempat, Sabtu (15/5/2021) sore.

Hingga kini kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan dan pelaku masih dalam pengejaran petugas.

Sehari sebelumnya, warga Jalan Tembok Baru, Kelurahan 9-10 Ulu, Kecamatan Jakabaring, Palembang dihebohkan dengan penemuan mayat berjenis kelamin laki-laki pada Sabtu (15/5/2021) sore.

Dari pantauan Sumselupdate.com, korban yang belakangan diketahui bernama Ali Saibi (50) ditemukan warga sudah tergeletak bersimbah darah di tanah.

Jasad korban yang saat ditemukan masih memegang parang, ditutupi koran oleh warga setempat.

Menurut penuturan warga setempat, korban meregang nyawa akibat duel maut dengan seterunya.

“Kejadiannya sesudah Ashar sekitar pukul 15.13 WIB, diduga tewas akibat duel,” ujarnya Anwar Gilik, salah seorang saksi mata, Sabtu (15/5/2021).

Dikatakannya, korban tewas dengan luka tusuk benda tajam di bagian bawah dada sebelah kiri. (**)

 

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.