Heboh di Masjid Martapura, Pria Diserang Membabi Buta Hingga Tewas di Depan Santri

Writer: - Selasa, 7 April 2026
Lokasi pelataran Masjid Romadon di Martapura tempat terjadinya penyerangan brutal jelang Maghrib. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Martapura, Sumselupdate.com – Suasana khusyuk menjelang waktu Maghrib di Masjid Romadon, Desa Kota Baru Barat, Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur, mendadak berubah mencekam, Selasa (7/4/2026).

Sekitar pukul 18.00 WIB, sebelum azan berkumandang, seorang pria  menjadi korban serangan brutal di pelataran masjid hingga tewas.

Read More

Korban diketahui merupakan warga Batumarta, Kabupaten OKU mengalami luka mengangga sabetan senjata tajam di sejumlah tubuh baik kepala, pundak, dan perut.

Dari informasi dihimpun di lapangan. saat kejadian, korban tengah duduk bersama seorang santri di area luar masjid.

Di tengah aktivitas santri yang bersiap menunaikan shalat Maghrib, seorang pria berusia sekitar 25 tahun yang belakangan diketahui bernama Rama, tiba-tiba datang menghampiri korban dengan gerak mencurigakan.

Rama, terduga pelaku pembunuhan. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Salah satu saksi yang merupakan santri menyebut, pelaku sempat mengusir rekannya yang duduk bersama korban.

“Pelaku sempat menyuruh teman saya untuk pergi. Katanya jangan ikut-ikutan,” ujarnya.

Setelah saksi menjauh, pelaku langsung melancarkan serangan secara membabi buta. Korban yang terkejut sempat berusaha menangkis, namun tidak mampu menghentikan serangan.

Korban bahkan sempat mencoba melarikan diri, tetapi diduga ditarik kembali oleh pelaku dan kembali diserang hingga terjatuh di pelataran masjid.

Dalam kondisi terjatuh, korban kembali menjadi sasaran serangan di hadapan sejumlah santri yang menyaksikan kejadian tersebut.

Peristiwa itu menimbulkan kepanikan di lingkungan masjid. Aktivitas ibadah yang semula hendak dimulai berubah menjadi situasi darurat.

Usai kejadian, pelaku tidak melarikan diri. Ia justru menyerahkan diri kepada warga setempat.

Aparat kepolisian yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolres OKU Timur Adik Listyono melalui Kasat Reskrim Rendi Ramadona membenarkan peristiwa tersebut.

“Benar, anggota sudah melakukan olah TKP. Pelaku sudah diamankan dan saat ini berada di Polres OKU Timur,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihak kepolisian masih mendalami motif di balik aksi penyerangan tersebut.

“Untuk motif masih dalam penyelidikan lebih lanjut,” tegasnya.

Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penanganan intensif guna mengungkap latar belakang serta kronologi lengkap kejadian.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts