Lahat, Sumselupdate.com – Kasus pembunuhan berat disertai mutilasi jasad di Kabupaten Lahat menjadi sorotan publik setelah terungkap bahwa pelaku adalah anak korban sendiri, Rabu (8/4/2026).
Terduga pelaku, AF (23), berhasil diamankan pihak kepolisian kurang dari 24 jam setelah jasad ibunya, SA (65), ditemukan. Penangkapan berlangsung tanpa perlawanan, setelah polisi mengumpulkan cukup bukti melalui keterangan saksi dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kepala Bidang Humas Polda Sumsel, Kombes Nandang Mu’min Wijaya, menjelaskan bahwa pembunuhan terjadi pada Sabtu (28/3/2026) di Desa Danau Belidang, Kecamatan Mulak Sebangkai. “Tersangka diduga menghabisi korban menggunakan senjata tajam jenis parang,” ujarnya.
Untuk menyamarkan aksinya, AF sempat membakar jasad ibunya sebelum memutilasi dan menguburnya di area kebun keluarga. Pelaku bahkan meminta bantuan orang lain untuk membuat lubang dengan alasan keperluan kebun.
Dalam penyelidikan, polisi mengamankan tiga karung plastik yang digunakan untuk menyimpan potongan tubuh korban.
Baca Juga: Jasad Termutilasi Ditemukan Terkubur di Lahat, Polisi Kantongi Identitas Pelaku
Motif pembunuhan didasari emosi dan kekesalan karena korban menolak memberikan uang untuk bermain judi online.
AF dijerat Pasal 458 ayat (2) dan (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman pidana berat. Penanganan kasus ini dilakukan cepat oleh Satreskrim Polres Lahat dan mendapat perhatian luas di masyarakat, termasuk di media sosial, setelah penangkapan pelaku sempat diunggah akun Facebook Parizi Ichi.
Baca Juga: Polisi Tangkap Pelaku Kurang dari 24 Jam, Ternyata Anak Kandung di Balik Mutilasi Lansia di Lahat
“Alhamdulillah, pelaku mutilasi terhadap ibu kandung berhasil diamankan kurang dari 1×24 jam oleh Tim Jagal Bandit RES (Satreskrim) Polres Lahat,” tulis akun tersebut.
Kasus ini menegaskan pentingnya pengawasan keluarga dan masyarakat dalam mencegah perilaku ekstrem, sekaligus menjadi perhatian serius pihak kepolisian dalam penegakan hukum terhadap tindak pidana berat di lingkungan domestik.
(**)











