Lanal Palembang Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster dari Banyuasin ke Singapura

Writer: - Senin, 6 Mei 2024
Pelaku Penyelundupan Benih-benih Lobster (BBL), di pesisir sungai Desa Sumber Teluk Betung diamankan.

Palembang, sumselupdate.com – Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Palembang, pada Kamis (2/5/2024) sekitar pukul 19.30 WIB, berhasil menggagalkan Penyelundupan Benih-benih Lobster (BBL), di pesisir sungai Desa Sumber Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan.

Team F1QR Lanal Palembang, juga berhasil mengamankan 4 orang kurir yang akan menyelundupkan BBL kurang lebih 99.640 ekor tersebut dari Banyuasin menuju ke Negara Singapura.

Read More

“Konferensi pers hari ini dalam penjelasan penangkapan penyelundupan BBL yang pengungkapannya hasil kerja keras Lanal Palembang dan Koarmada 1 sesuai arahan dari KSAL melalui Panglima Koarmada 1 menekankan kepada seluruh prajurit jalasena AL dalam penegakan hukum di laut senantiasa dilakukan dengan tegas dan tanpa kompromi,” ungkap Komandan Gugus Keamanan Laut Koarmada I, Kolonel Laut (P) Anung Sutanto S.Sos M,si M.Han, dalam sambutannya, saat konferensi pers di gedung Sultan mahmud Badaruddin II Lounge Lanal Palembang, pada Senin (6/5/2024) siang.

Menurut Anung Sutanto, TNI AL juga bekerjasama, bersinergi dan mendukung program-program yang dilaksanakan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan. “Ke depan TNI AL akan terus melaksanakan penegakan kedaulatan dan hukum di laut ini untuk menjaga wibawa di laut. Jadi, segala macam kegiatan ilegal di laut akan ditindak tegas dan tanpa kompromi, salahsatunya penyelundupan BBL,” tegasnya.

Dalam kegiatan konferensi pers tersebut juga dihadiri langsung, Plt Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan, Dr. Pung Nugroho Saksono A.Pi, M.M, Asisten Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Bidang Media dan Komunikasi Publik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Doni Ismanto.

Baca juga : Polda Sumsel Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp51,8 Miliar, Pengungkapan Terbesar di Indonesia

Kemudian Komandan Gugus Keamanan Laut Koarmada I, Kolonel Laut (P) Anung Sutanto S.Sos M,si M.Han, Komandan Lanal Palembang, Kolonel Laut (P) Sandy Kurniawan, Kepala Pangkalan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Batam, Turman Hardianto Maha S.P M.MP. lalu Kepala Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Padang, Fajar Kurniawan, Kepala Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan hasil perikanan (KIPM) Palembang, Yoyok Fibrianto, Palaksa Lanal Palembang, Letkol L (P) Yusa Taufik dan Para Pastaf serta Dan Sat Lak.

Berdasarkan data yang dihimpun, menurut Komandan Lanal Palembang, Kolonel Laut (P) Sandy Kurniawan, bahwa kronologis penangkapan, pada Kamis (2/5/2024) sekitar pukul 14.00 WIB personil Intelijen Lanal Palembang mendapat informasi dari masyarakat bahwa akan ada pengiriman BBL.

“Sorenya, team F1QR Lanal Palembang terdiri dari Unit Intelijen dari tim darat dan Tim Sungai dari Sungai Lilin melaksanakan penindakan. Malam harinya sekitar pukul 19.00 WIB tim melihat mobil pickup menuju ke dermaga desa sumber dan melihat ada 4 orang melakukan bongkar muat box Styrofoam ke speed boat 200 pk lalu tim langsung melakukan penangkapan dan pengamanan barang bukti,” terangnya.

Baca juga : Gudang Penyimpanan Benih Lobster di Banyuasin Digrebek Petugas, 13 Tersangka Diamankan  

Sementara untuk ke empat terduga pelaku yakni BA (36), BP (29), RJ (27), EW (30) diamankan bersama 18 box Styrofoam berisi BBL. “Benih Lobster ini terdiri dari jenis Pasir dan Mutiara yang ditafsir seharga kurang lebih 15 milyar, lalu BB diamankan berupa 1 unit mobil pickup warna hitam dan 1 speed boat 200 pk. Saat ini ke 4 pelaku yang diduga kurir dan BB diamankan ke Mako Lanal Palembang untuk proses pemeriksaan lebih lanjut, mendalami dari siapa pemilik barang tersebut, dan di upah berapa masih dalam proses penyelidikan. Sementara hari ini juga BBL akan di lepas liarkan di perairan Lampung, pantai Klara,” tutupnya.

Di tempat yang sama, Plt Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan, Dr. Pung Nugroho Saksono A.Pi, M.M, mengucapkan terima kasihnya kepada Lanal Palembang yang sudah memberikan kontribusi kepada negara berupa penangkapan pelaku penyeludupan BBL.

“Memang ini menjadi konsentrasinya pak Menteri dalam hal ini, kita punya kebijakan terkait dengan BBL ini. Menteri mengatakan ke depan BBL akan diatur kembali terkait dengan Budi Dayanya, sayang BBL ini lari ke luar negeri terus sementara nilainya luar biasa,” ucapnya.

Menurut Pung mencontohkan negara Vietnam yang kita kirim ke sana BBL penghasilan mereka bisa triliunan, sedangkan potensi sumber daya alam Indonesia ini jika tidak dijaga dan dirawat kita hanya menjadi penonton sementara devisa yang dari BBL ini sangat luar biasa.

“KKP dalam hal ini tidak bisa berdiri sendiri untuk melakukan patroli maupun penggagalan penyelundupan. Kita bersinergi dengan AL, Bea Cukai, KPLP, Bakamla dan instansi terkait lainnya, itulah gunanya bersinergi, dan ini terbukti TNI AL Lanal Palembang memberikan sumbangsihnya ke negara,” tukasnya. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts