Viral Mobil Ambulans di Palembang Bawa Seserahan Pernikahan

Mobil ambulans yang viral karena membawa serahan pernikahan.

Laporan: Haris Widodo

Palembang, Sumselupdate.com-Media sosial (Medsos) Instagram dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan sebuah mobil ambulans yang membawa antaran-antaran pernikahan melintas di Jembatan Musi IV mengarah ke Plaju, Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, Selasa (20/10/2020).

Mobil ambulans bernomor polisi BG 1164 RL tersebut kini langsung diamankan satuan Reskrim (Satreskrim) Polrestabes Palembang, sekitar pukul 14.40 WIB di halaman Mapolrestabes dan diparkirkan di depan Kantor Satreskrim Polrestabes Palembang.

Kapolrestabes Palembang Kombas Pol Anom Setyadji melalui Kasat Lantas, Kompol Yakin Rusdi mengatakan, mobil ambulans yang membawa seserahan pernikahan tidak diperbolehkan.

Mobil ambulans yang membawa antaran-antaran pernikahan melintas di Jembatan Musi IV mengarah ke Plaju, Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, Selasa (20/10/2020).

“Kita lihat dari peruntukannya, ambulans digunakan membawa seserahan itu tidak diperbolehkan,” ujar Kompol Yakin Rusdi kepada Sumselupdate.com, Selasa (20/10/2020).

Dikatakannya, dalam ketentuan penggunaan ambulans yang merujuk Undang-Undang (UU) Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) pasal Pasal 134, telah diatur hak utama ambulans untuk mengangkut orang sakit atau orang meninggal.

“Apabila digunakan untuk hal lain, tentu harus mencabut atribut yang ada di dalam ambulans, baik itu lampu sirene maupun tulisan ambulans,” katanya.

Mobil ambulans yang membawa antaran-antaran pernikahan melintas di Jembatan Musi IV mengarah ke Plaju, Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, Selasa (20/10/2020).

Pihaknya sudah mendatangi klinik tersebut, meski dalam lalu lintas tidak ada sanksi pidana, pihaknya akan menimbang kondisi di lapangan.

“Kita sudah mengetahui pemilik mobil ambulans tersebut. Kita juga sudah mendatanginya, namun hanya memberikan imbauan karena untuk penindakan kita serakan ke Dinas Kesehatan,” papar dia. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.