Usman Ali Diduga Korban Salah Tembak Aparat

Korban diduga salah tembak saat dibawa ke RS Bhayangkara.

Palembang, Sumselupdate.com – Usman Ali (17), pelajar kelas X SMA Swasta yang ada di Kota Palembang, diduga menjadi korban salah tembak oleh aparat kepolisian. Korban yang kini masih mendapat perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara, mengalami luka tembak di bagian pundak, belakang dada, perut, dan rahang.

Kejadian salah tembak yang dilakukan pihak kepolisian tersebut, berawal Senin (12/9) sekitar pukul 05.30, Satuan Reserse Kriminal Polresta Palembang dan Polsek Gandus melakukan pengerebekan di Jalan Lettu Karim Kadir, Lorong Kalangan rumah bapak Amin.

Bacaan Lainnya

Kedatangan petugas untuk menangkap I Wayan Gusti menantu Amin, DPO dalam kasus pembobolan minimarket di kawasan Gandus. Namun saat menggrebek rumah tersebut, I Wayan Gusti tidak berada di rumah. Melainkan hanya ada Jikon adik ipar I Wayan Gusti dan korban Usman Ali.

Karena terkejut kedatangan polisi yang mendobrak pintu serta mengacungkan pistol, Jikon danĀ  Usman Ali yang saat itu sedang tidur langsung terbangun dan berlari ke belakang rumah.

Petugas yang sudah mengepung rumah terlanjur menembak Usman Ali yang sedang berlari ketakutan hingga mengenai pundak bagian belakang dada, rahang dan perut korban.

Yeni Wulandari orang tua dari Usman Ali mengatakan, pada waktu kejadian anaknya tidur di rumah temannya Jikon, tiba-tiba ada pengerebekan polisi. Karena takut, dia langsung lari hingga polisi menembak anaknya sebanyak empat lobang.

“Anak saya sudah bilang sama polisi bahwa dia bukan I Wayan Gusti dan masih bersekolah. Tapi polisi masih menembaknya. Saat ini anak saya masih terbaring lemah di rumah sakit, menunggu operasi pengangkatan proyektil peluru yang masih berada di rahangnya. Rencananya kasus ini akan kami laporkan ke Propam Polda Sumsel,” ujarnya saat ditemui di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang Rabu (14/9/2016).

Sementara itu, Kapolsek Gandus Palembang AKP Dedi Rahmat Hidayat, SH, ketika dihubungi HP-nya tidak aktif. (ery)

 

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.