Begal Motor Tersungkur Ditembak

Tersangka pelaku begal Usni Tamrin (43).

Palembang, Sumselupdate.com – Mendekam di penjara selama delapan tahun di Rutan Pakjo Palembang, tidak membuat Usni Tamrin (43) jera. Justru, Usni kembali berulah melakukan tindak kejahatan pembegalan.

Akibat aksinya tersebut, Usni harus berurusan lagi dengan pihak berwajib. Tidak hanya itu, Usni juga harus merasakan panasnya dua butir peluru petugas yang disarangkan di kaki kanannya, lantaran mencoba kabur dari kejaran petugas saat hendak ditangkap Selasa (13/9) sekitar pukul 17.00 di Dusun Tanjung Tiga, Desa Rantau Bayur Banyuasin.

Bacaan Lainnya

Dari catatan Polda Sumsel, Usni tercatat sudah tiga kali melakukan aksi pembegalannya di wilayah Gelumbang, Pangkalan Balai, Banyuasin dan Desa Kemang Tapeh Banyuasin. Terakhir pelaku Usni melakukan pembegalan di simpang Kemang Dua KM 65 Desa Lubuk Lancang, Kecamatan Soak Tapeh Banyuasin bersama rekannya Salin (DPO).

Menurut Usni, sudah ikut melakukan pembegalan sebanyak tiga kali dengan berhasil menjual dua unit sepeda motor. Modus yang digunakan yaitu menggunakan senpi dan senjata tajam.

“Kalau di Gelumbang kami orang enam saat beraksi kalau saya menggunakan pisau, motor hasil dari begal di Jual ke wilayah Pali saya mendapat bagian tujuh ratus ribu,” katanya.

Sementara, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol Daniel Tahi Monang Silitonga didampingi Kasubdit III AKBP Hans Rahmatulloh mengatakan tersangka ditangkap setelah mendapatkan informasi dari masyarakat yang menjadi korban pembegalan. Mendapatkan petugas langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran tersangka.

“Berdasarkan hasil introgasi sementara pelaku sudah tiga kali melakukan pembegalan dari modus yang mereka lakukan mereka cukup sadis dalam melancarkan aksinya,” katanya. (ery)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.