Tundukkan Persib, Arema Cronus Juara Piala Bhayangkara

Minggu, 3 April 2016
Laga final Piala Bhayangkara Persib kontra Arema Cronus (foto Liputan6.com/Helmi Fitriansyah)

Jakarta, Sumselupdate.com  – Arema Cronus juara Piala Bhayangkara Cup 2016 setelah menundukkan Persib Bandung dengan skor 2-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (3/4).

Seperti dilansir Liputan6.com dalam  pertandingan malam ini, Persib bermain dengan 10 orang setelah Yanto Basna mendapat dua kartu kuning.

Pertandingan baru berjalan semenit, Singo Edan –sebutan Arema– sudah mengacam. Cristian Gonzales melepaskan tendangan kaki kiri dari luar kotak penalti Persib. Sayang, akurasi sepakannya masih tidak menemui sasaran.

Petaka untuk Persib datang pada menit ke-12. Kapten Maung Bandung Atep mengalami cidera. Posisinya digantikan  Tantan.

Advertisements

Menit ke-20, Maung Bandung memberi tekanan di lini pertahanan Arema. Dengan kecepatannya, Tantan melepaskan umpan mendatar dari sisi kanan pertahanan Arema. Tapi sayangnya, bola yang mengarah ke Juan Carlos berhasil dipotong kiper Singo Edan Kurnia Meiga.

Maung Bandung hampir saja mencetak gol pada menit ke-24. Bek Arema Goran Ganchev salah mengantisipasi umpan lambung Tony Sucipto, bola mengarah ke Juan Carlos Beloncos. Sayang, striker asing Persib itu tak bisa memanfaatkannya.

Kiper Persib I Made Wirawan melakukan penyelamatan gemilang pada menit ke-31. Dia meninju bola hasil sepakan Srdan Lopicic yang mengeksekusi tendangan bebas di sisi kanan pertahanan Maung Bandung.

Menit ke-40, terjadi kemelut di kotak penalti Persib. Lopicic melepaskan umpan lambung yang disambung dengan sundulan oleh Goran Ganchev. Namun bola hasil sundulannya tidak menemui sasaran. Hingga turun minum tak ada gol tercipta.

Babak kedua baru berjalan enam menit, Singo Edan sudah mengancam. Gonzales melepaskan tembakan dari jarak jauh. Tapi akurasinya masih melenceng di sebelah kiri gawang I Made Wirawan.

Gonzales kembali mengancam gawang I Made. Pada menit ke-55, dia berhasil memanfaatkan umpan Siswanto yang mengeksekusi tendangan bebas. Sayang bola hasil sundulan Gonzales tak menemui sasaran.

Gol yang dinanti Arema akhirnya tercipta pada menit ke-59. Berawal dari umpan Cristian Gonzales ke arah kanan. Srdan Lopicic langsung melepaskan umpan silang mendatar, dengan cerdik Maitimo mencetak gol dengan tumitnya.

Petaka untuk Maung Bandung terjadi pada menit ke-70. Yanto Basna mendapat kartu kuning kedua setelah melakukan aksi tak terpuji. Dia menendang botol yang mengenai kepala Esteban Vizcarra.

Kartu kuning kedua yang diterima Yanto Basna membuat pelatih Persib Dejan Antonic naik pitam. Dia protes ke wasit Nusur Fadillah hingga masuk ke lapangan.

Unggul jumlah pemain, Singo Edan tampil kian agresif. Pada menit ke-74, Dendi Santoso melepaskan sepakan kaki kanan dari dalam kotak penalti. Tapi akurasi sepakannya melebar di sebelah kiri gawang I Made Wirawan.

Striker Maung Bandung Belencoso melepaskan tendangan keras dengan kaki kirinya dari luar kotak penalti Arema. Bola hasil sepakannya melebar di sebelah kanan gawang Kurnia Meiga. Peluang itu terjadi pada menit ke-81.

Gol kedua Singo Edan tercipta pada menit ke-84. Memanfaatkan umpan lambung Gonzales, pemain yang baru masuk Sunarto menaklukkan I Made Wirawan dengan sundulannya.

Skor 2-0 tak berubah hingga pertandingan berakhir. Singo Edan pun menjadi juara Torabika Bhayangkara Cup. Ini menjadi gelar kedua Arema setelah Bali Island Cup. (hyd)

Susunan Pemain:

Persib: I Made Wirawan, Purwoko Yudi, Vladimir Vujovic, Tony Sucipto, Yando Basna, Atep, Taufiq, Kim Kurniawan, Hariono, Samsul Arif, Juan Carlos

Arema: Kurnia Meiga, Ryuji Utomo, Goran Ganchev, Hamka Hamzah, Alfarizie, Raphael Maitimo, Hendro Siswanto, Srdan Lopicic, Cristian Gonzales, Esteban Vizcarra, Dendi Santoso

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.