Terima Mahasiswa IPDN, Ini Pesan Bupati OKU

Kunjungan Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) utusan dari Kabupaten OKU di Ruang Kerja Bupati OKU, Senin, (01/11/2021).

Laporan: Armiziwadi

Baturaja, Sumselupdate.com – Plh Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) H. Edward Candra, menerima kunjungan Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) utusan dari Kabupaten OKU di Ruang Kerja Bupati OKU, Senin, (01/11/2021).

Read More

Plh Bupati OKU H. Edward Candra, didampingi Kepala BKPSDM Mirdaili, dan Kabag Prokopim Setda OKU Feri Iswan, menerima 9 Praja IPDN berasal dari Kabupaten OKU.

Mereka itu adalah Prayoga Arief, Arman Riyadi, M. Dipo Delpiero Ginting, Ichwanul Goffar Tanjung, Zata Amani Tarisfatih, Bela Dwi Putri, Rudi Yanto, Eka Meiliana, dan Arda Geby Ayu Salsa.

Plh Bupati OKU yang juga Purna Praja IPDN angkatan 03 menyambut baik, silaturahmi Praja IPDN ini. Silaturahmi ini dalam rangka, sedang menjalani cuti studi pada masa Pandemi Covid-19.

“Mereka ini merupakan putra-putri terbaik Kabupaten OKU, yang sebelumnya terpilih mengenyam di salah satu institusi pendidikan terbaik, yaitu IPDN,” jelasnya.

Ada kebanggaan tersendiri bagi mereka yang berhasil mengikuti pendidikan di IPDN, dan merupakan orang-orang terpilih dan harus mempunyai tanggungjawab besar sebagai Praja IPDN.

“Tanggungjawab tersebut  dimaksudkan selain proses pendidikan yang mesti dijalani dengan maksimal, juga outcome dari proses pendidikan tersebut, untuk diaplikasikan kepada masyarakat di seluruh Indonesia, khususnya di Kabupaten OKU,” urainya.

Lebih lanjut dikatakan, lulusan IPDN adalah orang-orang cerdas. Oleh karena itu, Praja IPDN harus bisa memanfaatkan kecerdasan itu dengan menjadi pamong yang berkualitas dan juga menjaga marwah sebagai seorang Pamong Praja.

Edward Candra mengingatkan, setelah lulus dari IPDN ini, diharapkan dapat meneruskan perjuangan para senior-senior baik yang berasal dari Pemerintah Kabupaten OKU maupun berasal dari luar Kabupaten OKU untuk mengabdikan diri di Kabupaten OKU.

Terakhir, Edward Candra berpesan, mahasiswa merupakan fase di mana akan segera dihadapkan pada dunia kerja. Oleh karena itu, mahasiswa tidak hanya mengandalkan teori-teori yang dipelajari selama perkuliahan, tetapi harus menyeimbangkan antara soft skill dan hard skill.

Soft skill sendiri merupakan keterampilan yang berhubungan dengan kepribadian seseorang untuk menunjang pekerjaan serta hubungan interpersonal ketika ia berada di lingkungan kerja.

“Sedangkan hard skill adalah keterampilan yang berhubungan dengan suatu pekerjaan,” jelasnya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.