Terbukti Miliki Shabu, Dua Sekawan Divonis 6 Tahun Penjara

Persidangan Erwin dan Eko, pemilik shabu yang divonis 6 tahun penjara, Kamis (19/11/2020).

Palembang, Sumselupdate.com – Terbukti memiliki satu paket shabu yang disimpan di kantong celana, dua sekawan Erwin dan Eko, divonis 6 tahun kurungan dengan denda sebesar Rp800 juta.

Putusan tersebut  dibacakan langsung oleh Hakim Ketua Toch Simanjuntak, dihadapan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ursulla Dewi, SH, di ruang sidang Pengadilan Negeri Klas 1 A Khusus  secara virtual, Kamis (19/11/2020). Kedua terdakwa, terbukti melanggar pasal 112 ayat (1) Jo Pasal 132 (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Bacaan Lainnya

“Mengadili dan menjatuhkan pidana, karenanya dengan pidana penjara selama 6 tahun serta denda Rp800 juta, subsider 6 bulan kurungan,” tegas Hakim Ketua saat membacakan petikan putusan.

Beberapa hal yang menjadi pertimbangan pemberat hukuman terdakwa yakni, tidak mendukung program pemerintah dalam hal pemberantasan narkotika.

“Sementara hal yang meringankan terdakwa, belum pernah dihukum, serta mengakui dan menyesali perbuatannya,” ucap Touch.

Mendengar putusan itu, kedua terdakwa yang tanpa didampingi oleh penasihat hukumnya ini langsung menyatakan menerima.

Sebelumnya dalam dakwaan, kedua terdakwa ditangkap Polsek Ilir Barat II yang sedang melakukan patrol rutin. Saat itu petugas melihat gerak-gerik mencurigakan dari kedua terdakwa yang mengendarai sepeda motor.

Kala itu sebelum diberhentikan petugas, salah seorang terdakwa Eko Putra, membuang sesuatu dari tangan sebelah kirinya. Setelah diperiksa petugas, barang yang dibuang terdakwa adalah shabu.

Saat diinterogasi, kedua terdakwa mengakui bahwa narkotika jenis shabu-shabu tersebut, benar milik kedua terdakwa yang didapat dengan cara membeli di daerah Lorong Jambu sebanyak satu paket seharga Rp200.000. Selanjutnya kedua terdakwa langsung dibawa dan diserahkan ke Polsek Ilir Barat II Palembang untuk pemeriksaan lebih lanjut. (Ron)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.