Palembang, Sumselupdate.com – Asisten III Pengprov Sumsel, Ahmad Najib, mengaku tidak ingin ngotot mengenai pembagian cabor Asian Games 2018. Karena, sejatinya Sumsel yang juga sebagai tuan rumah Asian Games bersama Jakarta. Cuma ingin memberikan yang terbaik. Lantaran, perhelatan Asian Games merupakan hajatan Indonesia bukan hajatan Indonesia dan Sumsel.
“Jadi prinsipnya kami setuju dimana saja. Kalau memang di Jakarta bisa dengan waktu dan biaya yang cukup silahkan. Tapi, sekarang sesuai arahan Presiden agar penggunaan APBD dapat ditekan untuk Asian Games, solusi paling baik di Palembang yang memang sudah ada tinggal direhab sedikit,” ucapnya, Selasa (22/3).
Menurut Najib, saat ini Pemerintah Sumsel tidak ingin terlalu mempusingkan mengenai cabor. Karena, fokus Pemerintah saat ini adalah pembangunan untuk Sumsel. Baik infrastruktur, maupun perangkat pertandingan.
“Kita cuma mau memberikan hasil. Progres kita terus menanjak. Semua terjadwal dan mengalami kemajuan. Mulai dari LRT, pembangunan jembatan Musi, juga pembangunan wisma atlet. Semua terus mengalami kemajuan. Dan itu bisa dilihat sendiri oleh KOI dan OCA,” tuturnya.
Namun, diharapkan Najib, setelah hasil fibal Korkom Mei mendatang. Paling tidak akan memberikan kejelasan bagi tuan rumah. Apa saja yang perlu dibangun, apa saja yang perlu diperbaiki dan dikejar.
“Yah kalau untuk venue pertandingan, Sumsel tidak ada masalah. Hanya saja, Sumsel butuh kepastian sehingga dapat dipersiapkan,” pungkasnya. (Dek)











