Palembang, Sumselupdate.com — Kabar duka datang dari Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Sumatera Selatan. Seorang personel, Bripda Rizki Ardianto (23), meninggal dunia setelah dilaporkan tenggelam saat menjalankan tugas pengamanan di wilayah perairan perbatasan Ogan Komering Ilir (OKI) dan Mesuji, Lampung.
Jasad Bripda Rizki ditemukan Tim SAR Gabungan setelah dilakukan pencarian sejak korban dilaporkan hilang dari kapal yang ditumpanginya.
Informasi awal menyebutkan korban diduga terjatuh ke Sungai Badak, Kabupaten Mesuji, Lampung, saat berada dalam perjalanan menuju lokasi tugas.
Jasad korban ditemukan sekitar 4,5 kilometer dari lokasi awal diduga terjatuh. Proses pencarian dan evakuasi melibatkan unsur SAR, Polri, TNI AL, serta masyarakat.
Jenazah Bripda Rizki tiba di Instalasi Jenazah RS Bhayangkara Palembang sekitar pukul 14.00 WIB, Jumat (11/9/2026).
Pantauan di lokasi, sejumlah rekan korban, baik satu angkatan maupun senior, serta pihak keluarga terlihat berada di RS Bhayangkara Palembang.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya membenarkan kabar tersebut. Ia mengatakan Bripda Rizki merupakan personel Subdit Gasum Ditsamapta Polda Sumsel.
“Korban Bripda Rizki yang bertugas di Subdit Gasum Ditsamapta Polda Sumsel,” kata Nandang.
Menurut Nandang, korban mengalami kecelakaan pada Rabu (9/9/2026).
Saat ditemukan, korban masih mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap. Ransel dan senjata yang dibawanya juga ditemukan bersama jasad korban.
“Saat ditemukan masih dengan menggunakan ransel dan juga senjata masih ditemukan,” ujarnya.
Nandang menjelaskan, sebelum dinyatakan hilang, Bripda Rizki diketahui menumpangi Kapal LCT Agro Permai yang berlayar menuju Kapal Tug Boat Yusika. Kapal tersebut diketahui menarik tongkang bermuatan sawit yang berada di wilayah Karangsia, Mesuji, Lampung.
Namun, ketika kapal telah berada di Desa Sungai Badak, Kecamatan Mesuji, Lampung, keberadaan Bripda Rizki tidak lagi ditemukan di atas kapal.
Pihak kepolisian kemudian melakukan pencarian bersama tim gabungan hingga korban akhirnya ditemukan.
Terkait penyebab pasti korban dapat terjatuh dari kapal, Nandang mengatakan masih dalam proses penyelidikan.
“Terkait penyebab masih dalam penyelidikan dari Polda Sumsel dengan bekerja sama Polda Lampung,” katanya.
Jenazah Bripda Rizki selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Palembang untuk proses lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
(**)











