Palembang, Sumselupdate.com — Perselisihan yang diduga bermula dari saling ejek di media sosial berujung laporan dugaan pengeroyokan di Polda Sumatera Selatan.
Korban, Lala Enjelena (27), seorang konten kreator kuliner asal Palembang, melaporkan dugaan pengeroyokan yang dialaminya ke SPKT Polda Sumsel.
Peristiwa tersebut disebut terjadi di rumah korban yang berada di Perumahan Griya Asri, Kelurahan Pulo Kerto, Kecamatan Gandus, Palembang, Kamis (10/9/2026) siang.
Dalam laporannya, Lala mengaku terlapor berinisial TA datang bersama beberapa orang. Mereka kemudian masuk ke kamar dan diduga melakukan penganiayaan terhadap dirinya.
Lala menyebut kejadian tersebut berlangsung di hadapan anaknya. Kondisi itu membuat sang anak disebut histeris saat melihat ibunya diduga menjadi korban kekerasan.
Menurut Lala, persoalan tersebut berawal dari saling ejek melalui media sosial. Perselisihan itu sebelumnya juga sempat dimediasi di Polsek Gandus.
Namun, upaya mediasi tersebut disebut belum menyelesaikan persoalan hingga akhirnya terjadi dugaan pengeroyokan yang dilaporkan ke Polda Sumsel.
Penasihat hukum Lala, Sujaka Rizkiono, mengatakan terdapat sekitar empat orang yang diduga datang ke rumah kliennya dalam peristiwa tersebut.
“Laporan ini kami lengkapi dengan sejumlah bukti, di antaranya hasil visum dan video yang berkaitan dengan kejadian,” ujar Sujaka.
Laporan tersebut dibuat dengan persangkaan Pasal 262 KUHP.
Polda Sumsel membenarkan adanya laporan tersebut. Perkara selanjutnya telah ditindaklanjuti oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumsel.
Hingga berita ini diturunkan, proses penanganan perkara masih berjalan. Status dan keterlibatan masing-masing pihak akan ditentukan berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan aparat kepolisian.
(**)











