Polsek Lubai Edukasi Pelajar Bahaya Bullying dan Perilaku Menyimpang

Penulis: - Rabu, 29 November 2023
Penyuluhan dan edukasi di SMKN 1 Lubai Ulu tentang bahaya bullying dan perilaku menyimpang.
Penyuluhan dan edukasi di SMKN 1 Lubai Ulu tentang bahaya bullying dan perilaku menyimpang.

Muaraenim, Sumselupdate.com — Bullying atau perundungan adalah tindakan yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang untuk menyerang, menghina, atau mengintimidasi orang lain secara berulang-ulang. Bullying dapat berbentuk verbal, fisik, sosial, atau cyber. Bullying dapat menyebabkan dampak negatif bagi korban, seperti depresi, kecemasan, rendah diri, dan bahkan bunuh diri.

Untuk mencegah bullying dan perilaku menyimpang lainnya di kalangan pelajar, Polsek Lubai Polres Muaraenim mengadakan kegiatan penyuluhan dan edukasi di SMKN 1 Lubai Ulu, Rabu (29/11/2023). Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah pelajar dan guru di sekolah tersebut.

Kapolres Muaraenim AKBP Andi Supriadi melalui Kapolsek Rambang Lubai Iptu Supriadi Garna didampingi Kasi Humas Polres Muaraenim AKP RTM Situmorang mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara kepolisian dan sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan mendukung.

“Penindasan adalah masalah serius di sekolah-sekolah, dan dampaknya terhadap pelajar bisa sangat buruk. Anak-anak yang menjadi korban bullying mungkin mengalami depresi, kecemasan, rendah diri, dan bahkan berpikir untuk bunuh diri. Kolaborasi antara Kepolisian dan sekolah sangat penting dalam mencegah perundungan dan perilaku menyimpang lainnya di kalangan pelajar,” ungkapnya.

Advertisements

Kegiatan ini dipandu oleh Kanit Binmas Aiptu Sudarman dan Bhabinkamtibmas Bripka Jamaludin yang memberikan materi tentang pengertian, bentuk, bahaya, dan cara mencegah bullying. Mereka juga memberikan materi tentang pentingnya berprilaku, bertanggung jawab didalam dan di luar lingkungan sekolah terhadap diri sendiri maupun lingkungan sekitar.

“Melalui berbagai metode, termasuk diskusi, para peserta dididik tentang bahaya bullying dan cara mencegah terjadinya. Pelajar juga dididik tentang pentingnya berprilaku, bertanggung jawab didalam dan di luar lingkungan sekolah terhadap diri sendiri maupun lingkungan sekitar,” ujar Aiptu Sudarman.

Bripka Jamaludin menambahkan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai positif seperti rasa hormat, kebaikan, dan empati terhadap teman sekelasnya. Ia berharap bahwa pelajar dapat memetik pelajaran berharga dari kegiatan ini dan tidak terlibat dalam bullying atau perilaku menyimpang lainnya.

“Kita ingin menciptakan lingkungan belajar yang aman dan tertib dimana penindasan dan perilaku menyimpang lainnya tidak ditoleransi. Maka itu kita berharap para pelajar dapat memetik pelajaran berharga tentang pentingnya rasa hormat, kebaikan, dan empati terhadap teman sekelasnya,” kata Bripka Jamaludin.

Kapolsek Rambang Lubai Iptu Supriadi Garna mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Kanit Binmas dan Bhabinkamtibmas. Ia mengatakan bahwa kegiatan ini menunjukkan pentingnya upaya kolaboratif dalam mencegah perundungan dan perilaku menyimpang lainnya di kalangan para pelajar.

“Dengan mendidik pelajar mengenai parahnya penindasan dan mendorong perilaku bertanggung jawab di dalam dan di luar lingkungan sekolah, kita dapat menciptakan masa depan yang lebih baik bagi pelajar dan mendorong lingkungan belajar yang aman dan tertib,” pungkasnya.(**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.