Niat COD Motor, Pasutri di Palembang Malah Ditipu dan Dirampok Penjual

Pelaku saat diinterogasi Polisi

Laporan Haris Widodo

Palembang, Sumselupdate.com — Unit 2 Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel berhasil menangkap Sopianto alias Apek (30), usai melakukan penipuan saat bertransaksi Cash On Delivery (COD), Rabu (11/3/21).

Bacaan Lainnya

Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel Kompol Suryadi melalui Kanit Unit 2 Kompol Bahtiar mengatakan,  modus yang dilakukan pelaku ialah dengan cara menjual sepeda motor di media sosial dengan harga Rp 1.7 juta.

“Modusnya jual motor murah lewat sosmed, korbannya ini adalah pasutri Lilis (31) dan Supriadi. Dimana saat itu mereka tertarik dengan penawaran pelaku yang menjual motor murah di sosmed,” ujarnya kepada awak media, Selasa(16/3/2021).

Lebih lanjut setelah mendapatkan calon pembelinya, para pelaku membuat janji dengan korban yakni bertemu di SPBU daerah Sukamaju Jalan Noerdin Pandji, Palembang.

Ketika bertemu pukul, 18.30WIB pelaku membujuk korban untuk bertransaksi di dekat rumah warga saja yang mana saat itu tempatnya sepi. Melihat ada kesempatan disana para pelaku melancarkan aksinya dengan cara mengambil uang korban.

Tak cukup sampai disitu mereka juga mengambil motor korban namun, tidak berhasil.

Pelaku Apek ini mengambil senjata dan menusukkannya ke suami Lilis tapi berhasil mengelak dan Lilis la yang menjadi korban sehingga mengenai dada sebelah kirinya dan mendapatkan tiga jahitan.

Mereka bertiga berlari dan korban berteriak minta tolong warga sempat mengejar dan menolong. Tapi, siapa menduga salah satu warga juga mendapatkan luka pisau di tangan.

“Ada juga warga yang menjadi korban ketika hendak menolong korban. Namun, mereka berhasil berlari,” jelas Kompol Bahtiar.

Setelah kejadian tersebut korban pun melapor ke polsek Sako Palembang. Dan berdasarkan laporan tersebut petugas berhasil menangkap satu dari tiga pelaku.

“Pelaku yang kita aman ini memiliki peran sebagai eksekutor dan menusuk korban. Dan saya himbau untuk dua orang masih berkeliaran agar menyerahkan diri kalau tidak akan diberikan tindakan tegas,”Tegas Kompol Bahtiar

Sementara saat diwawancarai awak media, pelaku enggan mengakui kalau dirinya melakukan penusukan terhadap korban. Dirinya mengaku hanya diajak oleh kedua temannya yang saat inii belum ditangkap.

“Menusuk korban itu bukan saya. Itu tugas teman saya yang belum ketangkap, saya pun hanya diajak teman tidak tau sama kalau akan merapikan korban itu,” elaknya.(**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.