Kejari PALI Terima Angsuran Denda PT PUM, Terpidana Kerusakan Lingkungan Hidup

PALI, Sumselupdate.com — Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten PALI, menerima angsuran denda atas PT Proteksindo Utama Mulya (PUM) yang telah terbukti melakukan tindak pidana lingkungan hidup.

Angsuran denda yang dibayar oleh PT PUM yakni sebesar Rp 100 juta diserahkan langsung perwakilan perusahaan dan diterima oleh Kepala Kejari PALI, Agung Arifianto, SH MH Kamis (22/9/2022) bertempat di Aula Kejari PALI.

Read More

Dalam keterangannya, Agung menuturkan bahwa PT PUM telah terbukti bersalah dan melanggar pasal 99 (1) jo pasal 116 ayat 1 huruf a jo pasal 118 jo pasal 119 UU Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Hidup dengan tuntutan denda sebesar Rp 1,5 Milyar serta denda pemulihan ekosistem sebesar Rp 386 Juta.

“Namun karena keuangan perusahaan sedang tidak sehat, maka perusahaan melakukan angsuran seperti hari ini, yaitu sebesar Rp 100 juta,” kata Agung didampingi Kasi Pidum, Dwi Pranoto dan Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara, Harus Prangganata.

Perkara tersebut sambung Agung, merupakan limpahan perkara dari Kejaksaan Agung (Kejagung) RI. Dimana lahan kebun sawit seluas 1,5 hektare milik PT PUM terbakar pada tanggal 28 Juli hingga 1 Agustus 2021 lalu.

“Sementara, dari peristiwa itu PT PUM ditetapkan bersalah dan menjadi terpidana karena lalai dan tidak menyiapkan fasilitas pemadam kebakaran hutan dan lahan. Akibatnya, pemadaman baru bisa dilakukan setelah tiga hari dengan dibantu BPBD Kabupaten dan BPBD Provinsi,” jelas Agung seraya mengatakan bahwa angsuran yang diterima akan disetor ke kas negara.

Ia berharap pihak PT PUM kooperatif dengan membayar denda dan pidana tambahan lainnya. “Jika tidak dilakukan pembayaran, maka akan dilakukan sita dan kemudian akan dilelang. Hasil lelangnya akan digunakan untuk membayar denda,” pungkasnya. (adj)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.