Gara-gara Curi Karet Tetangga, Ruslan Dikepung Massa, Akibatnya..

Pelaku saat diamankan petugas.

Laporan: Marwan Ashari

Muarabeliti, Sumselupdate.com – Diduga mencuri getah karet, Ruslan Efendi (43) warga Dusun I, Desa Megang Sakti IV, Kecamatan Megang Sakti, Kabupaten Mura, ditahan Polsek Megang Sakti, Jumat (20/11/2020) sekitar pukul 13.30 WIB. Tersangka ditangkap karena mencuri karet  milik Ahmadi alias Edi (40) yang terhitung masih tetangganya, Rabu (18/11/2020) pukul 22.00 WIB.

Bacaan Lainnya

Akibat kejadian yang mengakibatkan kerugian senilai Rp280.000 itu, korban melapor ke Polsek Megang Sakti. Kemudian, dari laporan tersebut, laporan polisi LP/B-17/ XI /2020/Sumsel/Mura/Mg.Sakti, tgl 20 November 2020.

Berdasarkan informasi yang didapatkan, kejadian tersebut bermula, saat korban sedang tertidur, dan pelaku merusak pagar bambu belakang milik korban.

Setelah merasa aman, pelaku dengan mengendap-endap langsung mencuri getah karet sebanyak 1 keping seberat 40 kg dan langsung dibawa kabur dengan menggunakan sepeda motor.

Saat terbangun, korban kaget kepingan karetnya telah hilang. Korban yang merasa curiga terhadap pelaku, lalu mendatangi korban yang masih tetangganya sendiri.

Bukannya membukakan pintu, pelaku melarikan diri melalui pintu belakang. Yakin kecurigaannya benar, korban bersama warga lantas melakukan pengejaran. Kala itu petugas dari Polsek Megang Sakti juga turut membantu pengejaran.

Pelaku terpojok dan sempat mengeluarkan sebilah pisau, massa yang emosi segera melakukan pengepungan. Beruntung, pelaku berhasil diamankan oleh petugas dan diamankan dari amukan massa.

Pelaku beserta barang bukti kemudian digelandang petugas ke Polsek Megang Sakti.

Kapolres Mura, AKBP Efrannedy saat dikonfirmasi membenarkan adanya perkara tersebut, dan pelakunya sudah ditahan anggota.

“Pelaku atas nama, Ruslan Efendi beserta barang bukti berupa sebilah sajam jenis pisau bergagang kayu warna hitam bersarungkan kertas isolasi warna hitam, sudah ditahan dan dilakukan pendalaman perkara,” singkatnya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.