Begini ‘Raport’ Transparansi Informasi Palembang di 2020

Audiensi Komisi Informasi Publik (KIP) Provinsi Sumsel di Rumah Dinas Walikota Palembang, Harnojoyo, Selasa (24/11/2020).

Palembang, Sumselupdate.com – Di penghujung 2020, Komisi Informasi Publik (KIP) Provinsi Sumsel belum mendapati adanya sengketa informasi di wilayah Palembang. Itu membuktikan, jika pemerintah Kota Palembang sejauh ini sangat transparan dalam informasi.

Tak heran jika KIP Sumsel kemudian memberikan pujian pada Walikota Palembang, Harnojoyo, usai Audiensi di Rumah Dinas Walikota, Jalan Tasik Palembang, Selasa (24/11/2020).

Bacaan Lainnya

“Kita melihat, untuk tahun 2020 ini tidak ada sedikitpun sengketa yang masuk. Dan kami sangat mengapresiasi kepada Walikota Palembang, yang sudah transparan sehingga tidak adanya sengketa yang masuk,” kata Ketua KIP Provinsi Sumsel, A Kori Kunci.

Melalui audiensi ini, Kori juga mengajak Pemkot Palembang untuk terus bersinergi dalam melaksanakan tugas pokok KIP Sumsel.

“Tugas pokok kami, yang utamanya itu menyelesaikan sengketa informasi, dan yang kedua mendorong badan publik, khususnya di kota Palembang agar dapat lebih transparan terhadap informasi. Sehingga masyarakat nantinya dapat puas,” jelas Kori.

Ia memaparkan, menurut Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan informasi, semua data harus terbuka dan boleh diakses oleh masyarakat. Namun ada kriteria khusus mendapat pengecualian.

Dijelaskannya, ada lima bidang yang masuk dalam suatu pengecualian serta tidak dapat untuk diakses secara bebas oleh masyarakat, yaitu informasi di Bidang Pertahanan dan Keamanan Negara, Bidang Penegakan Hukum, Bidang Kekayaan Alam, Bidang Persaingan usaha.

“Dan yang pastinya, kelima adalah yang bersifat pribadi,” jelasnya.

Sementara itu, Walikota Palembang, H. Harnojoyo menjelaskan, melalui audiensi yang dilakukan,  Komisi Informasi Publik Sumsel menyampaikan keinginannya dalam rangka keterbukaan informasi yang transparan dari seluruh OPD di Pemerintahan kota Palembang, sehingga hal tersebut dapat tersosialisasikan.

“Dan kami sangat menyambut baik hal ini. Mungkin juga kedepan akan ada MoU terkait transparansi informasi yang akan betul-betul dilaksanakan,” singkatnya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.