Walikota Palembang Resmi Buka Pedesterian Sekanak Lambidaro

Suasana Car Free Night Sekanak Lambidaro menjadi wisata malam Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang memiliki ciri khas berbeda dari Pedesterian Sudirman.

Palembang, Sumselupdate.com – Menggantikan Pedesterian Sudirman, Car Free Night Sekanak Lambidaro menjadi wisata malam Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang memiliki ciri khas berbeda dari sebelumnya.

Car Free Night Sekanak Lambidaro diresmikan oleh Walikota Palembang Harnojoyo, Jumat (2/9/2022). Wisata malam ini buka setiap malam Sabtu dan malam Minggu.

Sejak dua tahun terakhir, Pedesterian Sudirman ditutup dan dipastikan para UMKM mengalami penurunan pendapatan yang drastis dan penggiat seni budaya tidak dapat tampil.

Car Free Night Sekanak Lambidaro disuguhkan dengan sungai yang sudah jauh lebih bersih dari sebelumnya dan memiliki ruas jalan lebih luas dari Sudirman.

Walikota Palembang Harnojoyo menilai, wisata malam Sekanak Lambidaro memiliki histori tersendiri karena Sungai Sekanak Lambidaro ini sebelumnya merupakan sumber kehidupan masyarakat Palembang.

Suasana peresmian Car Free Night Sekanak Lambidaro yang menjadi wisata malam Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang memiliki ciri khas berbeda dari Pedesterian Sudirman, Jumat (2/9/2022).

“Melihat ke belakang di tahun 60-an, sungai ini bersih, jadi sumber air bersih untuk masak dan mandi, jalur transportasi dan ekonomi. Tapi sekarang untuk merestorasinya saja butuh Rp500 miliar untuk 11 kilometer,” katanya.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang Sulaiman Amin mengatakan, karena diterapkan Car Free Night maka tidak boleh ada kendaraan melintas.

Akan dilakukan penutupan jalan di sekitar seperti Jalan Radial, juga Letkol Iskandar. Akan dilakukan pengaturan lalulintas oleh instansi terkait.

Car Free Night malam Sabtu dan Minggu mulai dari pukul 18.00 hingga pukul 24.00 WIB.

“Bakal ada jajanan dari usaha kecil dan mikro serta atraksi seni budaya di Sekanak Lambidaro,” katanya.

Pihaknya telah meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam hal ini Dinas Perhubungan dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk melakukan pengamanan.

“Kita serahkan keamanan dan parkir kepada OPD terkait dan bekerja sama kepada kepolisian,” katanya. (iya)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.