Wakil Bupati OKU Diperiksa Penyidik Tipikor Polda Sumsel Selama Lima Jam

Suasana pemeriksaan Wabup OKU Johan Anuar di Polda Sumsel, Kamis (25/8).

Palembang, Sumselupdate.com – Kedatangan Wakil Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Johan Anuar ke Mapolda Sumsel yang diperiksa sebagai saksi oleh penyidik Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumsel terkait kasus dugaan korupsi anggaran penyediaan 10 hektar lahan kuburan tahun 2012 senilai Rp6,1 Miliar.

Johan tiba di Mapolda Sumsel untuk menjalani pemeriksaan kembali oleh penyidik sekitar pukul 09.00 pagi, Kamis (25/8). Selama lima jam Johan diperiksa penyidik dan selesai pukul 14.00 siang.

Bacaan Lainnya

Dari informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, penyidik telah memanggil 50-an saksi dalam kasus itu. Semua saksi menguatkan Johan ikut terlibat.

Modus yang dilakukan dalam kejahatannya, dengan cara melakukan pengelembungan anggaran sehingga dana yang digunakan tidak sesuai dengan luas lahan yang disediakan.

“Sejauh ini, dia (Johan-red) masih sebagai saksi,” ungkap Kasubdit III Ditreskrimsus Polda Sumsel AKBP Hari Brata, saat dikonfirmasi.

Diketahui, kasus itu terungkap 2014 lalu, sejak itu Johan sudah dipanggil empat kali tetapi saat dirinya masih menjabat Ketua DPRD OKU. Bahkan, Johan juga pernah mangkir dari panggilan polisi dengan alasan melakukan reses ke daerah.

Dalam kasus ini diduga, Johan turut menikmati hasil pembelian lahan kuburan tersebut. Sebelumnya, penyidik menetapkan empat tersangka, yakni Hidirman (pemilik lahan), Najamudin (Kepala Dinas Sosial OKU), Ahmad Junaidi (eks Asisten I OKU), dan Umortom (eks Sekda OKU). Mereka kini masih menjalani persidangan di PN Palembang sebagai terdakwa. (man)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.