Usai Setubuhi Siswi SMA, Sekurity Duta Digelandang Keluarga ke Mapolresta Palembang

Sabtu, 15 April 2017
Muhammad Firdaus yang diserahkan oleh keluarganya ke Unit SPKT Polresta Palembang, Sabtu (15/4/2017), untuk minta perlindungan setelah menyetubuhi siswi SMA.

Palembang, Sumselupdate.com – Merasa nyawanya terancam, Muhammad Firdaus (18) diserahkan oleh keluarganya ke Unit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Sabtu (15/4/2017), sekitar pukul 12.00, untuk minta perlindungan.

Terancamnya nyawa Muhammad Firdaus setelah nekat melakukan hubungan badan dengan SB (17) seorang siswi salah satu sekolah menengah atas (SMA) swasta di Kota Palembang.

Read More

Muhammad Firdaus dicari-cari keluarga pacarnya SB lantaran sudah melakukan tindakan tak senonoh dengan korban.

Ditemui di ruang SPKT Polresta Palembang, Firdaus mengatakan alasannya keluarga menyerahkannya ke pihak kepolisian, agar terhindar dari kemarahan dari keluarga SB yang terus mencari-cari dirinya.

“Ada tetangga yang bilang, kalau keluarga dia sedang mencari saya dan juga berkata kalau rumah kami mau dibakar. Makanya, saya diserahkan oleh keluarga ke sini, agar mendapatkan pengamanan dari mereka,” tuturnya.

Pemuda yang bekerja sebagai petugas keamanan di Duta Sekurity ini mengaku sudah tiga kali melakukan hubungan suami-istri dengan korban SB. Itupun dilakukannya​ atas dasar suka sama-sama suka.

“Saya tidak memaksa dia, kami sama-sama suka. Waktu itu tahun 2016, saya berkenalan dengan dia dan kami pun pacaran. Nah, tidak lama dari kami jadian, saya ajak dia berhubungan badan ternyata dia mau,” katanya.

“Sudah tiga kali, pertama di rumah kosong yang berada di dekat rumah saya. Sisanya, kami melakukannya di hotel,” tambah pemuda yang tinggal di Jalan Fatwa Mata Merah, Kecamatan Sematang Borang, Palembang.

Firdaus menjelaskan hubungan terlarang keduanya terbongkar  oleh keluarga SB, berawal ketika ia bersama korban pergi dari rumah ke kawasan Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumsel.

“Mungkin dia didesak oleh keluarganya waktu kami pulang dari Baturaja, karena berapa waktu yang lalu, kami berdua pernah minggat dari rumah dan pergi ke daerah Baturaja,” ucap Firdaus.

Menurutnya, antara keluarganya dan keluarga​ SB sudah pernah berkomunikasi untuk menjalin kesepakatan damai.

Namun, dikarenakan waktu pertemuan ada keluarga korban yang marah, dia pun melarikan diri.

“Kami memang pernah bertemu, tetapi pas pertemuan itu ada keluarganya yang mengamuk, jadi saya lari. Mungkin dari sana mereka, menganggap saya tidak mau bertanggung jawab. Saya siap menikahinya,” terangnya.

Sementara​ itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara melalui Kanit Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Ipda Heni Kristiyaningsih membenarkan pihaknya sudah menerima serahan pelaku.

“Iya benar ada penyerahan pelaku berhubungan intim dengan anak di bawah umur. Saat ini, kita sedang memintai keterangan dari pelaku dan korban. Laporan korban masuk kepada kita sekitar seminggu lalu,” tutupnya. (tra)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts