Terjaring Razia Petugas, Iwan Berkilah Pisau Digunakan Untuk Cukur Kumis

Iwan yang kedapatan membawa pisau diamankan petugas Polresta Palembang, Sabtu (29/4/2017) malam.

Palembang, Sumselupdate.com – Berdalih untuk mencukur kumis, Iwan (34), warga Jalan Kapten Abdullah, Kelurahan Plaju Ilir, Kecamatan Plaju Palembang​, nekat membawa senjata tajam jenis pisau di dalam tas selempangnya.

Atas ulahnya itu, Iwan harus berurusan dengan pihak berwajib.

Bacaan Lainnya

Dia terjaring razia yang di depan kantor DPRD Kota Palembang di Jalan Gubernur HA Bastari, Kecamatan SU I Palembang, Sabtu (29/4), sekitar pukul 23.00.

“Pisau itu saya gunakan untuk mencukur kumis pak, bukan untuk aksi kejahatan atau menodong,” kelitnya saat memberikan keterangan dengan petugas kepolisian Polresta Palembang.

Dikatakanya, sebelum tertangkap ia bersama kakak sepupunya hendak pergi ke Pasar Induk Jakabaring, Kecamatan SU I Palembang membeli keperluan untuk berjualan gorengan di sekitar rumahnya.

“Kami mau ke Pasar, beli bahan-bahan untuk jualan nanti. Saya ini, membantu saudara jualan gorengan, saya juga tidak tahu kalau dilarang membawa pisau itu,” tambah Iwan.

Kabag Ops Polresta Palembang Kompol Marully Pardede membenarkan pihaknya mengamankan satu warga yang kedapatan membawa sajam.

“Pelaku ini mencoba menghindar dari anggota kita. Beruntung berkat kesigapan anggota, pelaku berhasil diberhentikan. Namun, saat kita lakukan penggeledahan kita temukan pisau di dalam tasnya,” kata Maruly.

Saat ini, tersangka beserta barang bukti berupa sajam dan sepeda motornya sudah diamankan di Polresta Palembang.

“Sudah kita serahkan ke piket Reskrim untuk dilakukan pengembangan dan pemeriksaan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Marully menambahkan selain itu pihaknya juga mengamankan sembilan sepeda motor tidak dilengkapi surat kendaraan dan tiga surat izin mengemudi.

“Razia ini kita lakukan mengantisipasinya terjadinya kejahatan jalanan, seperti 3 C (curas, curat, dan curanmor) dan sajam maupun narkoba,” tutup Marully. (tra)

 

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.