Laporan Diaz Erlangga
Palembang, Sumselupdate-.com – Aksi tawuran antar-kelompok remaja di Kota Palembang kembali terulang. Bahkan dalam insiden kali ini menyebabkan satu nyawa melayang.
Aksi tawuran tersebut terjadi di Jalan Demang Lebar Daun, Kecamatan Ilir Barat I Palembang pada Minggu (14/1/2023) sekitar pukul 03:30 WIB.
Satu korban yang dilaporkan meninggal dunia sesaat dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Mohamad Hasan Palembang.
Dari hasil pemeriksaan forensik korban menerima puluhan luka bacok dan tusukan di sekujur tubuh.
Insiden tawuran antar-kelompok remaja itu dibenarkan oleh Kapolsek Ilir Barat I, Kompol Rian Suhendi ketika dikonfirmasi via telepon.
“Iya, korban masih Mr X belum ada identitasnya, dan masih berada di rumah sakit,” ujar kapolsek.
Kapolsek menambahkan anggota Polsek Ilir Barat I yang tengah berpatroli mendapatkan laporan adanya tawuran di tempat tersebut. Lalu anggota langsung ke lokasi setelah menerima laporan tersebut.
“Kejadiannya dekat Indomaret Drive Thru Jalan Demang Lebar Daun. Setelah menerima laporan anggota sempat kejar-kejaran dengan kelompok tersebut. Semua berpencar, mereka ini kelompok bermotor yang suka sweeping, ” ujarnya.
Setelah dilakukan pengejaran, polisi juga mengamankan delapan orang dan menyita dua bilah senjata tajam dari pelaku tawuran.
“Sekitar delapan orang kami amankan di Polsek, yang tawuran bukan warga sekitar tapi kelompok pemuda yang suka keliling bawa motor,” katanya
Para pelaku yang diamankan yakni Dani Kesuma (18), warga Jalan Angkatan 66, Lorong Jambu, Kecamatan Kemuning Palembang, Aprian Azhari (22), warga Lorong Kelinci, Kecamatan Kemuning Palembang, Muhammad Satria (19), warga Jalan Padat Karya, Kecamatan Sukarami Palembang.
Kemudian Nur M.Arif Raihan Hakim (19), warga Jalan Swadata, Kecamatan Sukarame, Muhamad Kelvin (18), warga Lorong Jambu, Kecamatan Kemuning, AK (16), warga Tanjung, Kecamatan IB I Palembang, AP (17) warga Jalan Basuki Rahmad, Kecamatan Kemuning Palembang, dan Reza (21) warga Jalan Ogan, Lorong Pelita, Kecamatan IB I Palembang.
Di lain pihak menurut salah satu saksi yang juga merupakan pemuda yang ikut dalam aksi tawuran tersebut, Reza mengatakan, dirinya juga ikut menerjang korban dua kali.
“Saya diajak teman saya, karena lawan mengajak untuk bertemu, kami temui di sana, ada puluhan orang yang ikut,” ujarnya.
Diketahui mereka sempat cekcok terlebih dahulu, hingga terjadilah aksi saling pukul.
“Saat di tempat tersebut saya berada di belakang, sedangkan yang lain sudah maju ke depan untuk menyerang,” jelasnya. (**)











