Squash Sumsel Harus Puas Berbagi Perunggu Bersama Jakarta

Logo Cabor Squash

Bandung, Sumselupdate.com – Kontingen Squash beregu putri Sumsel harus puas berbagi medali perunggu dengan DKI Jakarta dan mengakui keunggulan tim Jawa Timur yang menang 2-0 dibabak semifinal dalam Pekan Olahraga Jawa Barat 2016, dalam Arena Squash, Graha Siliwangi, Jumat (23/9/2016). Sementara tim DKI Jakarta takluk di tangan tuan rumah, Jawa Barat.

Atlet beregu yang turun yaitu Dwi Muzaiyaro, Nilvia, Melissa dan Emilia terlihat kalah pengalaman. Beruntung, sampai menit terakhir pertahanan Squash Sumsel bisa membendung para pemain Jatim yang dimotori Irma yang juga atlet senior dan andalan Indonesia.

Bacaan Lainnya

Pelatih Squash Sumsel, Wawan menerangkan melihat dari permainan memang tim Sumsel kalah kelas, karena berhadapan dengan pemain yang notabene adalah atlet Pelatnas. Bahkan diakui Jatim lebih siap bertanding karena melakukan training center (TC) ke Malaysia sebelum PON berlangsung.

“Dalam PON Jabar Sumsel mengirim atlet muda. Namun, masih bisa menunjukkan kemampuan yang terbaik dan meraih perunggu. Dwi dan kawan-kawan sudah tampil habis-habisan, namun tidak bisa maju ke final setelah kalah dari Jatim,” sebut dia.

Selain itu, target yang diinginkan KONI memang medali perunggu dan itu dinilai realistis. Sehingga saat bertanding para pemain tidak terlalu terbebani dengan target tersebut. “Untuk Squash sudah selesai, ke depan kita ingin ada program seperti Jatim yang TC ke Malaysia, bahkan di Oktober ini rencananya akan ikut dalam sirkuit internasional,”ujar dia.

Selama PON berlangsung, hampir seluruh kekuatan pemain merata terkecuali tim Jatim dan Jabar. Bahkan Kaltim hanya menurunkan pemain yang jauh lebih muda dari atlet Sumsel. Tentunya ini menjadi motivasi untuk mengangkat cabor Squash di Sumsel agar lebih berkembang, dengan melakukan pembinaan usia muda.

Serta dengan hasil meraih perunggu, para pemain juga kini tengah dilirik PB Pusat untuk masuk dalam program Pelatnas, adapun ketiga atlet yang sudah masuk radar diantaranya Dwi, Nilvia dan Melissa.

“Prospek ke depan bagus, mereka memiliki teknik bagus dan PB sangat ingin atlet Sumsel masuk Pelatnas, saya sebagai pelatih tentu mendukung langkah ini. Karena kekuatan mereka sudah merata dengan beberapa pemain senior,” tandasnya. (tra)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.