Palembang, Sumselupdate.com – Dengan mengenakan topeng ala ninja yang terbuat dari kain sarung, Farouk Afero (27) menyatroni rumah Lina Marlina di Jalan Mayor Zen, Lorong Iwari, Kelurahan Sungai Lais, Kecamatan Kalidoni, pada 26 September lalu.
Farouk sendiri diringkus anggota Reskrim Polsek Kalidoni saat sedang bekerja di salah satu toko elektronik di Jalan Tengkuruk Permai, Pasar 16 Ilir, pada Jumat (15/11).
Saat itu aksi tersangka dipergoki pemilik rumah. Tidak mau ambil resiko tersangka langsung memukul dua orang di dalam rumah dengan linggis yang dibawanya hingga pingsan. Setelah itu tersangka langsung mengambil handphone yang ada di dalam rumah.
“Waktu itu saya pukul secara spontan kepala dan kening korban satu kali dengan linggis karena korban memergoki saya waktu masuk ke rumahnya,” kata Farouk saat dihadirkan di Mapolsek Kalidoni, Rabu (20/11/2019).
Waktu itu, kata Farouk ia sudah hampir seminggu mengintai rumah korban untuk melakukan pencurian karena rumah korban dan rumah tersangka berjarak sekitar 30 meter. “Linggis yang saya bawak itu untuk mencongkel rumah korban, tapi belum sempat saya congkel rumah korban tidak dikunci langsung saja saya masuki,” jelasnya.
Untuk barang bukti baju, celana dan sarung yang digunakan saat beraksi sudah dibakarnya di kawasan Talang Keramat. “HP yang saya curi sudah saya jual di IP seharga Rp600 ribu, uangnya saya gunakan untuk kebutuhan sehari-sehari bukan untuk membeli sabu walau saya sebagai pemakai,” tuturnya.
Kapolsek Kalidoni AKP Irene didampingi Kanit Reskrim Ipda Heriyanto mengatakan modus yang digunakan tersangka saat menjalankan aksinya dengan memakai topeng dari sarung. Lalu masuk ke dalam rumah korban dengan membawa linggis.
“Saat itu tersangka masuk kedalam rumah korban, namun korban nya memergoki tersangka sehingga pelaku memukulkan linggis ke kepala korban hingga korban terluka parah di bagian kepala,” ujarnya.
Setelah dilakukan penyelidikan, anggota Reskrim meringkus tersangka saat sedang bekerja di salah satu toko di Pasar 16 Ilir. “Saat akan dilakukan pencarian barang bukti tersangka berupaya kabur sehingga kami berikan tindakan tegas dengan menembak salah satu kaki tersangka,” terangnya. (tra)











