Dorong Swasembada Pangan, Pemerintah Anggarkan Rp1,2 Triliun Untuk Pertanian

Senin, 4 Juli 2016

Palembang, Sumselupdate.com – Pemerintah pusat menganggarkan dana sebesar Rp1,2 triliun untuk mekanisasi pertanian di Indonesia dalam mendorong swasembada pangan nasional.

Ketua Komisi IV DPR RI, Edhy Prabowo mengatakan, alokasi anggaran itu diperuntukan mekanisasi pertanian, karena sumber daya manusia di sektor pertanian sudah tidak banyak angkatan muda mau menjadi petani, sehingga usia petani di atas rata-rata sudah 40 tahun.

“Dengan begitu salah satunya alternatif bagaimana mendorong, di sisi lain diminta untuk meningkatkan produktivitas, menghasilkan pangan supaya menunjang swasembada pangan,” katanya saat menghadiri buka puasa bersama dengan masyarakat dan kader Partai Gerindra, Minggu (3/7).

Menurutnya jika membangun generasi pertanian masih butuh waktu, makanya dilakukan dengan by pass mekanisasi pertanian.

“Salah satu anggarannya dialokasikan untuk itu,” katanya.

Kemudian anggaran itu dialokasikan untuk cetak sawah yang ditargetkan pada tahun 2016 seluas 200 ribu hektare, tetapi karena kekurangan anggaran dipotong menjadi sekitar 150 ribu ha.

“Dari jumlah tersebut realisasi sampai Juni 2016 ini untuk cetak sawah itu sekitar 80 ribu ha yang sudah tercapai, tinggal kita dorong,” katanya.

Kemudian anggaran lainnya untuk perkebunan rakyat, yaitu pembangunan kebun-kebun yang sekarang sudah taraf tua seperti karet, sawit, kakao, kopi, cengkeh termasuk jeruk merupakan andalan masyarakat pertanian.

Selanjutnya hal-hal lain ada pergeseran anggaran ke mina padi yaitu program pembangunan pertanian tumpang sari dengan ikan.

“Ini kita harapkan kalau di Jawa kita paksakan hasilnya begitu-begitu saja, makanya pendapatan petani mentok. Kita harapkan dengan uji coba 10 ribu ha di Jawa menjadi prioritas, karena lahan irigasi teknisnya paling siap dan menambahi pendapatan petani,” ujarnya.

Menurutnya gebrakan ini baru uji coba dulu targetnya nanti bisa ratusan ribu ha, karena irigasi dari delapan juta sekitar, empat juta ha di antaranya adalah irigasi teknis.

“Mina padi ini di Sumsel sangat punya potensi seperti di Ogan Komering Ulu Timur, karena mempunyai irigasi teknis kemudian di Musirawas,” katanya. (ery)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts