Pemalak di Jalinsum Diringkus

Rabu, 13 Januari 2016

Baturaja, Sumselupdate.com — Aksi pemalakan yang dilakukan Muzir (58) yang sering meresahkan pengendara di kawasan Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) di Desa Gunung Meraksa, Kecamatan Pengandonan berakhir sudah.

Usai cegat angkutan umum dan meminta sejumlah uang dari sang sopir, Muzir diringkus jajaran unit Reserse Kriminal Polsek Pengandonan.

Informasi dihimpun di lapangan, aksi pemalakan di jalan raya yang dilakukan Muzir dimulai saat korban bernama Suhirmidi (41), warga Merapi Lahat melintas di Jalinsum.

Saat tiba di lokasi kejadian, korban yang berprofesi sebagai sopir angkutan batubara melihat sepeda motor di sisi kiri badan Jalinsum.

Advertisements

Akibatnya, Suhirmidi mengambil jalur ke kanan dengan sedikit lamban. Saat itulah, tersangka Muzir menghentikan mobil korban.

Namun korban tak menghiraukan hal tersebut. Selang beberapa detik kemudian, Suhirmidi dilempari dengan dengan bongkahan batu.

“Kepala bagian belakang yang kena lempar. Tadi sudah dibawa berobat ke puskesmas,” kata Suhirmidi, Selasa (12/01).

Mendapati dirinya dilempari dengan batu, Suhirmidi langsung memacu mobilnya menuju Mapolsek Pengandonan dan melaporkan hal tersebut kepada Petugas.

Kapolres OKU AKPB Dover Christian didampingi Kapolsek Pengandonan AKP Andi Djunianto melalui Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Pengandonan Bripka Maididi Gasiva, SIKom membenarkan adanya laporan tersebut.

Menurutnya, usai menerima laporan, dirinya bersama sejumlah anggota yang dipimpin langsung Kapolsek Pengandonan, langsung menuju lokasi kejadian.

Aksi yang dilakukan tersangka Muzir terus berlanjut. Bahkan, mobil yang dikendarai Kapolsek Pengandonan sempat dicegat tersangka. “Sempat ada percakapan antara tersangka dengan kapolsek,” ujarnya.

Awalnya tersangka Muzir menolak dibawa ke Mapolsek Pengandonan. Bahkan Muzir sempat meminta surat tugas kepada anggota yang akan membawanya.

“Tersangka sekarang sudah kita tahan berikut barang bukti berupa sebongkah batu yang saat kita tangkap ada di tangan tersangka, juga satu unit sepeda motor Vega dengan nopol BG 442T OG warna hijau silver yang diduga digunakan tersangka,” ujarnya.

Saat ini tersangka mendekam di ruang tahanan Polsek Pengandonan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Tersangka dijerat pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman lima tahun penjara. (dor)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.