Maret, Logistik Pemilu Mulai Didistribusikan

Ketua KPU Sumsel Kelly Mariana.

Palembang, sumselupdate.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumsel telah menyiapkan 5 rute zona distribusi logistik surat suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Distribusi logostik tersebut akan dikirim dari pabrik rekanan percetakan ke masing-masing kabupaten/kota di Sumsel. Ini diungkapkan Ketua KPU Sumsel, Dra Kelly Mariana, kepada wartawan, Selasa (22/1/2019) pagi.

“Rute zona pertama di antaranya Kabupaten OKU, OKU Selatan, dan OKU Timur. Zona dua ada Kabupaten Empat Lawang, Kota Lubuk Linggau, Kabupaten Musi Rawas dan Muratara. Zona tiga, Muara Enim, Lahat, dan Pagar Alam. Sementara untuk zona empat meliputi Prabumulih, PALI, OKI, dan OI. Terakhir zona lima meliputi Palembang, Banyuasin dan Musi Banyuasin,” beber Kelly.

Bacaan Lainnya

Diungkapkan Kelly, pendistribusian surat suara Pemilu 2019 ini paling lambat akan mulai pada pertengahan Maret 2019.

Insya Allah mulai pertengahan Maret secara bertahap sudah dimulai. Semoga proses tahapan distribusi logistik akan sampai tepat waktu untuk dapat dipergunakan pada hari pencoblosan Rabu 17 April 2019 nanti,” ungkapnya.

Seperti diketahui bahwa, KPU RI sudah menetapkan pemenang lelang pencetakan logistik surat suara Pemilu 2019 di bawah pelaksana pelelangan Biro Logistik Kesekjenan KPU RI.

“Hari minggu kemarin, KPU RI, bersama dengan Bawaslu RI, DKPP, dan Komisi II DPR RI, mengadakan kunjungan ke beberapa pabrik penyedia surat suara untuk Pemilu 2019. Setelah melalui proses lelang secara elektronik (e-katalog), terdapat enam pemenang, yakni PT Aksara Grafika Pratama (Jakarta), Konsorsium PT Balai Pustaka (Jakarta), Konsorsium PT Temprina Media Grafika (Gresik, Jatim), Konsorsium PT Gramedia (Jakarta), PT Adi Perkasa (Makassar), dan Konsorsium PT Puri Panca Pujibangun (Surabaya),” jelasnya.

Masih kata Kelly, total surat suara yang dicetak adalah 939.879.651 lembar dengan biaya sebesar Rp. 603.342.100.900. Dalam pengadaan surat suara ini KPU berhasil melakukan penghematan Rp. 269.349.301.525 atau 30.86% jika dihitung dari Harga Perkiraan Satuan (HPS, Rp. 872.691.402.425). Jika dihitung dari pagu anggaran (Rp. 894.720.293.000) maka efisiensinya sebesar Rp. 291.378.192.100 (32.57%).

“Waktu yang dibutuhkan untuk produksi dan distribusi surat suara ini diperkirakan sekitar 60 hari. Prioritas pengiriman tentu ke daerah dengan tantangan geografis yang berat. Diharapkan pada pertengahan Maret 2019 seluruh surat suara telah dikirim ke KPU Kabupaten/Kota. Dengan demikian, masih cukup waktu untuk melakukan penyortiran, penghitungan, pengepakan, dan pengiriman secara berjenjang dari KPU Kab/Kota ke kecamatan, desa/kelurahan, hingga TPS,” tukasnya. (Mor)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.