MAKI Minta Penerapan Pasal Pencucian Uang Terhadap Tersangka Masjid Raya Sriwijaya

Ketua Umum MAKI, Boyamin Saiman.

Palembang, Sumselupdate.com – Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), menyebut, sejauh baru oknum level bawah sekelas manajer proyek yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Sementara petinggi PT Brantas Abipraya masih belum terdengar.

Ketua Umum MAKI, Boyamin Saiman, mengatakan, berdasarkan data MAKI, dana hibah yang mengalir dari Pemprov Sumsel dalam kasus dalam kasus pembangunan Masjid Raya Sriwijaya Jakabaring sebesar Rp130 miliar. Dari jumlah itu, Rp2,5 miliar dimasukkan kepada konsultan perencana.

Read More

“Sisanya sebesar Rp127,5 miliar itu masuk ke PT Brantas Abipraya sebagai kontraktor,” katanya, Kamis (7/10/2021).

Sementara berdasarkan audit BPK, nilai bangunan hanya Rp40 miliar. Sehingga ada dana sekitar Rp87,5 miliar yang alirannya belum tahu kemana.

“Kalau uang itu masuk ke rekening PT Brantas Abipraya, maka akan sampai ke level direksi untuk bisa mengeluarkan, membayarkan dan segala macamnya. Bisa saja masih disimpan semuanya, tapi saya rasa tidak mungkin,” katanya.

MAKI juga menduga dana hibah itu juga mengalir sebagai bentuk feedback kepada beberapa orang yang memiliki kewenangan untuk mengurus dan mencairkan dana itu.

“Bisa saja eksekutif, legislatif, ataupun swasta yang berkaitan dengan panitia pembangunan masjid,” katanya.

Oleh karena itu, MAKI minta penerapan pasal pencucian uang, agar pengembalian aset bisa banyak dan dapat digunakan untuk pembangunan masjid yang saat ini terlantar.

“Setidaknya uang itu bisa ditarik balik, sebagai uang penggantinya nanti. Meskipun Pemprov Sumsel kembali menganggarkan dana untuk pembangunan masjid, tapi itu urusan lain,” ungkapnya.

Jika permintaan ini tidak diproses, MAKI akan mengajukan gugatan praperadilan dalam waktu maksimal tiga bulan. Hal ini pun sudah disampaikan kepada Kejati Sumsel. (Ron)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.