Palembang, Sumselupdate.com – Alangkah hancur hati DH (38) mengetahui anaknya sebut saja Mawar (13) telah dicabuli pria bernama Supri alias Acil (17) setelah tidak pulang selama dua hari kerumah. Tak ayal atas kejadian ini DH melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Rabu (6/9/2017).
Kepada petugas, ibu korban menuturkan, kejadian bermula pada Jumat (1/9/2017) lalu sekitar pukul 22.00 Wib di LPBH-NU Jalan May salim Batubara Lorong Nurul Huda No 1988 Kecamatan Kemuning Palembang.
Di mana pada saat itu anaknya sempat tak pulang kerumah selama dua hari lamanya. Merasa khawatir dengan keberadaan sang anak, DH pun mendatangi Mapolresta Palembang untuk membuat laporan kehilangan anaknya pada Minggu (3/9) lalu.
Namun, setelah membuat laporan, tiba-tiba anaknya menelpon minta dijemput oleh ibunya, di Simpang Palembang Trade Center (PTC) Mall jalan R Soekamto Kecamatan Ilir Barat II Palembang.
“Setelah di rumah, anak saya cerita telah dicabuli Supri, kenalan facebook dengan cara ditelanjangi sehingga trauma. Saya berharap agar pelaku cepat ditangkap, karena telah merusak masa depan anak saya,” tegasnya.
Sedangkan korban Mawar yang masih duduk di bangku kelas 1 SMP ini menambahkan, kalau dirinya baru kenal dengan terlapor melalui FB selama satu bulan terakhir dan akhirnya keduanya sepakat untuk membuat janji bertemu.
Bahkan, dikatakan Mawar, ia sempat dipaksa oleh terlapor untuk melakukan hubungan layaknya suami istri, namun ajakan tersebut ditolak oleh Mawar. Karena ditolak, terlapor langsung memaksa membuka baju Mawar hingga dirinya pun tak menggunakan baju sehelai benang pun.
Setelah itu, sambungnya, dirinya diantara oleh terlapor di simpang PTC Mall, “Saya langsung menelpon orangtua saya Pak,” katanya.
Sementara, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara SIK melalui KA SPKT Polresta Palembang Ipda Abdul Wahab membenarkan kalau pihaknya telah menerima laporan dari korban dan akan segera diproses dan di limpahkan ke Unit Reskrim Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Palembang.
“Kita akan tindaklanjuti laporan dari korban. Namun, terlebih dahulu menunggu hasil visum dari pihak rumah sakit,” ujarnya. (tra)











