Kurir Shabu Dituntut Rp1 Miliar

Terdakwa Hartono (35)

Palembang, Sumselupdate.com – Selain dituntut pidana penjara selama 12 tahun penjara, terdakwa Hartono (35) yang dinyatakan terbukti menjadi perantara dalam jual beli narkotika jenis shabu juga dituntut pidana denda sebesar Rp. 1 miliar.

Tuntutan tersebut dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Jamiah Haryanti di hadapan majelis hakim yang diketuai Mion Ginting dalam persidangan di Pengadilan Negeri Palembang.

Bacaan Lainnya

“Menjatuhkan pidana 12 tahun penjara dan denda sebesar Rp. 1 miliar subsider enam bulan penjara terhadap terdakwa,” tegas jaksa.

Setelah perbuatan terdakwa yang dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana tanpa hak dan melawan hukum menjual, menerima, menjadi perantara dalam jual beli narkotika golongan I bukan tanaman dengan berat melebihi lima gram.

Atas tuntutan tersebut majelis hakim memberikan kesempatan kepada terdakwa yang didampingi penasihat hukum dari Posbakum Pengadilan Negeri Palembang untuk menyiapkan materi pembelaan.

“Sidang hari ini kita tunda dan kembali akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda pembelaan,” ujar Mion.

Sedangkan dari dakwaan jaksa disebutkan terdakwa ditangkap aparat kepolisian bersama M Arifin (berkas terpisah) di Jalan Kebun Bunga, depan Lorong Lubuk Kawan, Kelurahan Kebun Bunga, Kecamatan Sukarame Palembang, pada 21 Maret lalu.

Dari tangan terdakwa petugas Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel, menemukan dua paket shabu dengan berat 9,51 gram atau seharga Rp11 juta. (pto)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.