Jangan Takut Divaksin Covid-19, Anita: Saya Merasa Lebih Sehat dan Makan Makin Banyak

Selasa, 16 Maret 2021
Ketua DPRD Sumsel Hj RA Anita Noeringhati.

Palembang, Sumselupdate.com – Sejak dimulainya vaksinansi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang dilakukan pemerintah, banyak masyarakat yang ragu akan halal dan dampak dari vaksin yang diberikan. Untuk itu, Ketua DPRD Sumsel Hj. R.A. Anita Noeringhati mengimbau kepada masyarakat agar tidak takut divaksin, karena vaksin yang diberikan tidak memiliki efek samping apalagi menyebabkan kematian.

“Tidak benar kalau ada berita-berita yang yang menyatakan bahwa, vaksin Covid-19 dampaknya bisa menimbulkan kematian. Saya sudah divaksin pada 4 Maret lalu dan dampaknya saya merasa segar dan makan banyak. Begitu saya menerima vaksin saya seperti sangat luar biasa seperti mendapatkan booster, sehingga malah saya fresh,  tidak ada keraguan. Vaksin Covid-19 justru menjadikan  kita sehat,” katanya.

Read More

Bagi wakil rakyat, lanjut Anita, vaksin ini sangtlah dibutuhkan dimana sebagai representasi rakyat.

Sedangkan Gubernur Sumsel H Herman Deru menilai, vaksinasi ini  diperlukan bagi lingkungan Sekretariat  DPRD termasuk para anggota DPRD Sumsel karena sebagai representasi rakyat.

Alhamdulillah, saya dapat menyaksikan secara langsung vaksinasi ini, Kenapa DPRD penting untuk vaksinasi segera?. Karena kita sedang giat-giatnya turun, berhadapan dan mendengarkan langsung saran dari masyarakat yang nantinya untuk kita tindak lanjuti,” katanya.

Dia menjelaskan dampak akibat pandemi Covid-19 begitu luar biasa, di antaranya ada tiga aspek seperti kesehatan, ekonomi dan sosial. Maka itu DPRD sangatlah penting tidak lain untuk bekal mereka ketika turun ke lapangan.

“Dampak akibat Covid luar biasa tentu yang pertama adalah kesehatan, kedua ekonomi kemudian sosial. Jadi rekan-rekan DPRD akan segera turun ke lapangan dengan berbekal imunitas yang baik usai di vaksin,” katanya.

Sebagai orang yang pertama kali divaksinasi di Sumsel ini, Herman Deru menjelaskan bahwa dampak usai disuntik vaksin itu bervariasi ada yang lapar, ada pula yang rileks (ngantuk) serta menurunnya emosional.

“Artinya kita punya kepercayaan diri usai divaksin untuk terus berkerja. Maka itu jangan takut , jangan syok untuk divaksin karena di vaksin itu membuat kita lebih Percaya Diri,” katanya.

Lebih lanjut HD mengatakan untuk di Provinsi Sumsel sendiri, dirinya masih tetap fokus kepada tenaga pendidik seperti keagamaan (Ponpes), guru dan kepala sekolah serta juga para unsur Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) .

“Jadi para tokoh agama itu di vaksin karena mereka berpotensi bertatap muka langsung dengan jamaah,” katanya. (bum)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts