Jadi Saksi Dugaan Korupsi Masjid Sriwijaya, Penyidik Kejati Sumsel Periksa Laonma PL Tobing

Mantan Kepala BPKAD Sumsel,, Laonma PL Tobing.

Palembang, Sumselupdate.com – Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan (Sumsel) memeriksa mantan Kepala BPKAD Sumsel, Laonma PL Tobing di Rutan Pakjo sebagai saksi dugaan korupsi pembangunan Masjid Raya Sriwijaya.

Pemeriksaan mantan Kepala BPKAD tersebut guna merampungkan berkas perkara empat tersangka, yakni Eddy Hermanto mantan Ketua Panitia Pembangunan Masjid Sriwijaya, Ir Dwi Kridayani Kuasa KSO PT Brantas Abipraya-PT Yodya Karya, H Syarifudin Ketua Panitia Divisi Lelang Pembangunan Masjid Sriwijaya dan Ir Yudi Arminto (Project Manager PT Brantas Abipraya-PT Yodya Karya).

Bacaan Lainnya

Keempat tersangka tersebut kini telah ditahan. Keempatnya dijerat dengan Pasal 2 Ayat (1) atau Pasal 3 Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan UU Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 18 UU Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan UU Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Tipikor.

Kali ini, penyidik memeriksa terpidana dalam kasus korupsi dana hibah Sumsel tahun 2013, Laonma PL Tobing yang merupakan mantan Kepala BPKAD Sumsel.

Tobing diperiksa penyidik Kejati Sumsel, selama lima jam dan dicecar sebanyak 25 pertanyaan di Rutan Kelas 1 Pakjo Palembang.

Kasi Penkum Kejati Sumsel, Khaidirman, SH, MH membenarkan penyidik melakukan pemeriksaan terhadap Laonma PL Tobing, terkait kasus Masjid Raya Sriwijaya.

Hal itu dilakukan karena di saat itu yang bersangkutan pernah menjabat sebagai Kepala BPKAD Sumsel.

“Benar penyidik memeriksa yang bersangkutan sebagai saksi, Kamis (1/4/2021) kemarin, pemeriksaan dilakukan di Rutan Pakjo. Dalam pemeriksaaan penyidik mengajukan 25 pertanyaan terkait dugaan kasus korupsi pembangunan Masjid Sriwijaya, yang kini perkaranya sedangkan dilakukan penyidikan oleh Kejati Sumsel,” kata Khaidirman saat dihubungi, Minggu (4/4/2021).

Ia menjelaskan, pemeriksaan dilakukan untuk melengkapi atau merampungkan berkas empat tersangka dugaan kasus korupsi pembangunan Masjid Raya Sriwijaya.

“Jadi tujuan pemeriksaan saksi untuk melengkapi berkas perkara empat tersangka dugaan kasus korupsi pembangunan Masjid Sriwijaya. Jadi saksi tersebut diperiksa di dalam Rutan Pakjo Palembang. Pemeriksaan sendiri dimulai dari jam 11.00 WIB sampai sekitar jam 16.00 WIB,” tutupnya. (ron)

 

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.