Bidik Emas PON 2024, Wushu Sumsel Siapkan Program Pembinaan di Rakerprov  

Foto bersama Pengprov Wushu Indonesia Sumsel dengan Ketua KONI Sumsel Hendri Zainuddin.

Palembang, Sumselupdate.com – Pengurus Provinsi (Pengprov) Wushu Indonesia (WI) Sumatera Selatan (Sumsel), menggelar Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) di Hotel Swarna Dwipa Palembang, dari 3-4 April.

Pembukaan dihadiri Gubernur Sumsel H Herman Deru melalui Asisten III Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel Bidang Administrasi dan Umum Prof Dr Edward Juliartha, Ketua KONI Sumsel Hendri Zainuddin, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumsel Ahmad Yusuf Wibowo, dan sesepuh Wushu Sumsel Ahmad Yani.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya Ketua Pengprov Wushu Indonesia Sumsel, Asrul Indrawan, menyampaikan, jika Raker menjadi agenda tahunan yang tentunya sangat penting untuk dapat meningkatkan prestasi atlet dari Cabor Wushu.

Dalam penyusunan program kerja, tentunya juga perlu ada koordinasi antara Pengprov Wushu dengan KONI Sumsel dan Pemprov Sumatera Selatan tentunya.

“Sinergi ini sangat penting untuk dapat meningkatkan prestasi atlet, terutama untuk PON 2024 nantinya,” ucapnya.

Pada tahun ini, Asrul menyampaikan jika ada beberapa agenda akbar yang bakal digelar, mulai dari pelatihan juri, wasit dan pelatih.

“Tentunya ini juga nantinya akan berkaitan dengan pembinaan dan lahirnya atlet-atlet wushu yang berbakat dan berprestasi khususnya untuk PON pada 2024. Tetap semangat, melakukan pembinaan dan prestasi atlet,” katanya.

Masih kata Asrul, Wushu Indonesia Sumsel mematok target tinggi pada Pekan Olahraga Nasional (PON). Tapi bukan PON XX Papua 2021. Melainkan pada PON XXI Aceh – Sumut 2024.

“Kita berharap bisa mempersembahkan medali emas untuk Sumsel pada PON Aceh dan Sumut 2024 mendatang,” terang dia.

Di tempat yang sama, Ketua Umum KONI Provinsi Sumsel H Hendri Zainuddin memuji kepengurusan Wushu Indonesia Sumsel,  dari Pengprov cabor yang ada, hanya 30 persen yang memang benar-benar menjalankan roda organisasi.

“Pengrov Wushu adalah salah satu dari 30 persen itu. Benar-benar serius menjalankan organisasi, ada Rakor, pembinaan jalan, pelatihan dan semua sektor lainnya. Saya pun, pernah menjadi Ketua Wushu Banyuasin pada 2004-2007 lalu,” ucapnya.

Untuk meningkatkan prestasi atlet dari cabor Wushu, KONI Sumsel dan juga cabor lain, bantuan sebesar Rp100 juta setiap cabor telah disiapkan. Diharapkan, dengan adanya suntikan dana segar ini, Wushu Sumsel bisa semakin seksi dan bisa menjadi andalan dalam event-event nasional.

Senada, mewakili Gubernur Sumsel Prof Dr Edward Juliartha memberikan apresiasi atas terselenggara Rakerprov Wushu Indonesia Sumsel.

“Sebelumnya saya sampaikan salam dari pak Gubernur pada segenap pengurus Wushu Indonesia Sumsel dan Kabupaten Kota yang hadir dalam Rakerprov,” kata Edward.

Lebih lanjut Edward mengatakan kunci keberhasilan adalah bagaimana bisa mensosialisasikan kegiatan pada semua elemen yang ada di Sumsel.

“Jadi sudah tepat sebenarnya kalau kita bicara bagaimana kita meningkatkan suatu prestasi itu bukan hanya dominasi satu daerah. Sebagaimana dikatakan Ketua Wushu Sumsel (Muhammad Asrul Indrawan) tadi bahwa ada kunci pelatih dan pembinaan di daerah. Saya berfikir itu langkah yang luar biasa dan langkah kongkrit,” kata dia.

Lebih lanjut ia menambahkan akan lebih maksimal jika mengutamakan program skala prioritas.

“Pak Gubernur selalu mengatakan jika semua prioritas, maka tidak ada prioritas. Bingung kita tidak tahu mana yang akan kita lakukan dulu,” sambung dia.

Kedepan lanjutnya mendapat Wushu Sumsel bisa dapat atlet andal dan mendapatkan emas di Pekan Olahraga Nasional (PON).

“Jadi memilih kepengurusan yang mau dan mampu etimologinya luar biasa. Mau mengorbankan waktu, pikiran, tenaga semua, bukan hanya memberikan itu saja. Tapi juga bisa memberikan apa yang dibutuhkan organisasi. Perlu keikhlasan, kiranya bisa dipikirkan dipenuhi. Untuk bisa mau dan mampu orang tersebut harus menjadi orang baik,” tukas dia. (zal)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.