Pagaralam, Sumselupdate.com – Aktivitas vulkanik Gunung Dempo di Kota Pagaralam, Sumatera Selatan, kembali meningkat. Gunung tersebut dilaporkan mengalami erupsi pada Selasa (7/4/2026) dini hari sekitar pukul 01.39 WIB.
Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), letusan tersebut menghasilkan kolom abu setinggi kurang lebih 2.500 meter di atas puncak atau sekitar 5.673 meter di atas permukaan laut.
Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Dempo, Wiwit Julian, menjelaskan bahwa kolom abu tampak berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan bergerak ke arah timur.
“Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 30 mm dan durasi sekitar 176 detik,” ungkapnya dalam laporan resmi.
Meski terjadi erupsi, status Gunung Dempo hingga saat ini masih berada pada Level II atau Waspada.
PVMBG mengimbau masyarakat, wisatawan, maupun pendaki untuk tidak mendekati area kawah aktif. Radius aman ditetapkan sejauh 1 kilometer dari pusat kawah, serta 2 kilometer ke arah utara sesuai bukaan kawah.
Hal ini penting mengingat potensi bahaya dari lontaran material serta paparan gas vulkanik yang dapat mengancam keselamatan.
Sementara itu, aktivitas warga di sekitar kawasan Gunung Dempo masih berlangsung normal. Salah seorang warga Pagaralam, Lita (43), mengaku tidak mengetahui adanya erupsi tersebut.
“Saya tidak tahu kalau ada erupsi. Tadi memang gunung tertutup kabut, tapi saya tetap bekerja seperti biasa di kebun,” ujarnya.
Gunung Dempo diketahui merupakan salah satu gunung api aktif di Sumatera Selatan yang secara berkala mengalami peningkatan aktivitas. Oleh karena itu, masyarakat diminta tetap waspada dan mengikuti perkembangan informasi resmi dari pihak berwenang.
(**)











