Laporan: Diaz Erlangga
Palembang, Sumselupdate.com – Empat petinggi lembaga negara mulai dari BNN, KPK, BNPT, dan LPSK berkumpul di kota Palembang gelar dialog publik terkait penanganan Narkotika.
Ke empat pimpinan lembaga itu juga sekaligus menjadi pembicara dalam dialog public yang bertajuk War On Drugs Peran Keempat Lembaga Tinggi Negara dalam Kompleksitas Penanganan Permasalahan Narkoba, Terorisme dan Korupsi.
Bertemunya empat petinggi lembaga negara itu diinisiasi oleh Kepala BNN, Komjen Pol Dr Petrus Reinhard Golose dan Ketua KPK, Komjen Pol Drs Firli Bahuri.
Dialog Public itu sendiri diikuti lebih dari 200 peserta lintas instansi diantaranya kepala daerah kabupaten/kita se-Sumsel dan peserta hybdrid via zoom ini dihelat di aula lantai 7 Gedung Utama Presisi Polda Sumsel.
Kepala BNN, Komjen Petrus menyampaikan dalam dialognya bahwa akibat Narkotika saat ini sudah lebih menjerat 275 orang di seluruh dunia. Dan ada lebih 35 juta orang yang menjadi penderita akibat penyalahgunaan narkoba.
“Strategi secara dunia lebih ditekankan pada pencegahan dan pengobatan karena pada dasarnya pelaku juga merupakan korban dan sebaliknya,” urai Petrus.
Dalam data yang dipaparkan saat ini di seluruh dunia terdapat tak kurang dari 1.1151 jenis narkoba, 90 jenis diantaranya ada di Indonesia.
Dan ia pun memastikan saat ini tidak ada satu wilayah pun didunia termasuk di Indonesia yang bebas dari jeratan narkoba.
Termasuk saat ini muncul tren kejahatan baru seperti Narcoterrorism adalah istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan hubungan simbiosis antara pedagang narkotika dengan teroris yang didasarkanpada aktivitas terorisme yang mendapatkan dananya dari aktivitas perdagangan narkotika.
“Biasanya, terduga teroris akan melakukan pola-pola yang melanggar hukum seperti perampokan bersenjata hingga melakukan perampokan melalui cara
peretasan (hacking) di dunia maya. Namun, pengumpulan dana dengan cara merampok ini terakhir dilakukan pada tahun 2011 sampai 2013,”ucap kepala BNPT Komjen Pol. Dr. Boy Rafli Amar.
Salah satu yang menjadi contoh adalah Terduga teroris Agus Wijayanto ditangkap di kawasan Sleman, Yogyakarta. Yang merupakan mantan narapidana kasus narkotika di Lapas Nusakambangan, Jawa Tengah.
Selama menjadi narapidana di lapas Nusakambangan, Agus diduga telah mendapatkan sejumlah pemahaman radikal dari narapidana lainnya. Hingga akhirnya, Agus kemudian direkrut untuk masuk ke kelompok Ansharu Daulah yang berafiliasi dengan ISIS.
Sebelumnya, Kapolda Sumsel, Irjen Pol A Rahmad Wibowo,SIK yang berharap adanya pencerahan dan masukan yang penting dari yang disampaikan oleh keempat pimpinan empat lembaga tinggi negara ini.
Senada disampaikan Gubernur Sumsel, H Herman Deru yang menyebut sebuah kerhormatan bagi Sumsel didapuk sebagai tuan rumah acara berskala nasional ini. Terutama topik bahasan dialog kali ini merupakan permasalahan yang mendera dunia saat ini. (**)











