Dua Kurir Narkoba Divonis 8 Tahun Bui, Bandar Masih DPO

Kedua terdakwa harus pasrah saat Majelis Hakim yang diketahui hakim Said Husen SH MH, memvonis 8 tahun penjara di PN Palembang, Senin (20/12/2021)

Palembang, Sumselupdate.com – Nasib sial yang dialami dua terdakwa Agus Ariansah dan Angga Mardiansyah yang disuruh mengantarkan shabu seberat 46,30 gram oleh bandar R (DPO).

Kedua terdakwa harus pasrah saat Majelis Hakim yang diketahui hakim Said Husen SH MH, memvonis 8 tahun penjara di PN Palembang, Senin (20/12/2021)

Read More

Dalam amar putusan majelis Hakim, menjelaskan bahwa para terdakwa tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan narkotika golongan I dalam bentuk bukan tanaman beratnya melebihi 5 Gram.

Sebagaimana diatur diancam pidana Pasal 114 ayat 2 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Jo Pasal 132 ayat 1 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

“Mengadili dan menjatuhkan kedua terdakwa yakni masing-masing dengan penjara selama 8 tahun dan denda 1 miliar subsider 4 bulan,” ungkap Majelis saat bacakan amar putusan

Usai mendengarkan vonis majelis hakim terdakwa maupun JPU langsung menerima atas putusan majelis hakim.

Sebelumnya bermula ketika reserse polda Sumsel, mendapat informasi masyarakat bahwa R (DPO) sering mengedarkan Narkotika jenis shabu

Kemudian Tim Reserse polda Sumsel melakukan penyelidikan dan melakukan penyamaran (undercover buy) dan menghubungi R (DPO) untuk memesan satu paket besar narkotika jenis shabu

Kemudian R (DPO) menyuruh datang ke rumahnya di Jalan Mayor Ruslan Kelurahan 9 Ilir Kecamatan Ilir Timur II Kota Palembang, sekira pukul 14.20 Wib dan salah Tim langsung menuju lokasi tersebut setelah sampai dan bertemu dengan R (DPO) dan menanyakan berapa harga satu paket besar shabu kepada R (DPO) menjawab 63 juta.

Kemudian R (DPO) menyuruh menunggu di rumah. Selanjutnya R (DPO) pergi untuk mengambil narkoba untuk dipesan. Setelah sampai R (DPO) bertemu dengan Agus Ariansah dan Angga Mardiansyah kemudian R (DPO) menyuruh Agus Ariansah dan Angga Mardiansyah untuk menjemput pembeli yang sedang berada di rumahnya.

Selanjutnya Agus Ariansah dan Angga Mardiansyah pergi ke rumah R (DPO) dan bertemu dengan pembeli dan mengatakan mereka disuruh R (DPO) untuk mengajak ke di Jalan Slamet Riady Boom Baru untuk mengambil pesanan narkotika miliknya.

Lalu pergi bersama dengan para terdakwa pergi ke lokasi tersebut dengan menggunakan mobil milik saksi Benny Piryani, SH dan sampai sekira pukul 17.45 wib lalu Agus Ariansah turun dari mobil untuk menemui R (DPO).

Setelah bertemu, R (DPO) memberikan satu paket besar narkotika jenis shabu yang dibungkus plastik transparan yang mana barang tersebut oleh Agus Ariansah letakkan di saku celana sebelah kiri selanjutnya langsung menemui saksi Benny Piryani, dan rekan

Lalu masuk kembali ke dalam mobil dengan menyerahkan satu paket narkotika jenis shabu dengan berat bruto 51,02 Gram

Selanjutnya saksi Benny Piryani, melakukan pengecekan terhadap narkotika tersebut untuk memastikan keasliannya yang mana saat itu Angga Mardiansyah mengatakan kepada Agus Ariansah bahwa ia ingin keluar untuk membeli minum di warung.

Setelah Angga Mardiansyah keluar mobil saksi Benny Piryani, langsung memberikan kode kepada tim untuk segera memantau  Angga Mardiansyah, sedangkan saksi Benny Piryani, tim akan melakukan penangkapan terhadap Agus Ariansah  setelah memberikan kode.

Saksi Benny Piryani Bin Agus Said langsung melakukan pengamanan terhadap Agus Ariansah  namun Agus Ariansah melakukan perlawanan dengan langsung keluar dari mobil sambil mengeluarkan senjata tajam yang sudah dibawa terlebih dahulu. Kemudian saksi Yulian Sandra Parry Bin Pardan Ruslan langsung memberikan tindakan tegas dengan melakukan satu kali tembakan pada kaki sebelah kiri Agus Ariansah.

Agus Ariansah berhasil dilumpuhkan kemudian dilakukan penggeledahan badan dan pakaian ditemukan 2 bilah pisau berganggang kayu warna coklat dalam penguasaan Agus Ariansah sedangkan Angga Mardiansyah berhasil diamankan oleh tim yang lain selanjutnya para terdakwa berikut barang bukti dibawa ke Polda Sumsel untuk penyidikan lebih lanjut. (Ron)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.