Dinsos Sumsel Rawat Bayi Berusia Lima Hari yang Ditemukan Dalam Kardus

Selasa, 23 Februari 2016
Kadinsos Sumsel Drs H Apriyadi, MSi menggendong bayi yang ditemukan warga Kelurahan Lawang Kidul, Kabupaten Muaraenim dalam kardus, Selasa (23/2). Sementara ini Dinsos Sumsel mengasuh bayi malang.

Palembang, Sumselupdate.com -Dinas Sosial Provinsi Sumatera Selatan menerima serahan bayi berusia 5 hari yang ditemukan oleh warga di dalam kardus dari Dinas Sosial Kabupaten Muaraenim.

Bayi tersebut ditemukan warga Kelurahan Lawang Kidul di dalam kardus beberapa hari lalu, sebelum akhirnya diaerahkan kepada pemerintah setempat yakni dinas sosial setempat.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Selatan, Drs H Apriyadi, MSi menyampaikan, dikarenakan bayi dalam kondisi tak bertuan pada saat ditemukan, maka saat ini status bayi menjadi anak negara dan diurus oleh dinas sosial untuk mendapatkan perawatan sementara.

Selanjutnya nanti bayi akan diurus untuk mendapatkan orang tua asuh atau yang disebut adopsi. Namun untuk mendapatkan orang tua asuh harus melalui prores adiministrasi sesuai aturan hukum yang ada.

“Kita akan urus anak ini sebaik mungkin, nanti barangsiapa yang berminat tentu harus melalui proses administrasi yang berlaku terlebih dahulu, agar nantinya bisa dipantau mengenai kondisi anak tersebut,” jelas Apriyadi.

Diungkapkanya, bayi saat ditemukan di depan rumah warga berada didalam kardus dalam kondisi yang sangat memprihatinkan, akan tetapi sudah dibawa ke rumah sakit setempat untuk mendapatkan layanan kesehatan.

Saat ditemukan warga mengira didalam kardus tersebut adalah kucing karena suara yang terdengar seperti suara kucing, warga pun lantas membuka kardus tersebut, warga terkejut karena yang ada dudalam kardus itu adalah mungil yang diperkirakan sengaja dibuang untuk menghilangkan jejak.

“Ya menurut warga yang ada dikardus adalah kucing, wargapun sangat terkejut karena yang ada didalam kardus adalah bayi mungil malang yang dibuang oleh orangtuanya. ” urainya.

Saat ini menurut Apriyadi sudah ada beberapa warga yang berkeinginan untuk mengadopsi anak malang tersebut, namun tentu masih harus mengikuti prosdur adiministrasi yang berlaku, hal itu untuk menjamin bahwa anak akan diurus dengan baik dan tidak ditelantarkan.

“Kondisi bayi yang belum ada nama inikan masih perlu perawatan secara intensif setelah ditemukan warga hingga benar-benar kondisinya fit, silahkan nanti kalau ada yang serius mau mengurus anak ini sebagaimana layaknya anak sendiri,” tegasnya

Sementara itu, upaya lain yang dilakukan oleh dinas sosial selanjutnya adalah melacak keberadaan siapa orang tua bayi tersebut, nantinya tentu jika ditemukan maka akan berlaku proses hukum karena telah menelantarkan anak. (adi)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.