Diduga Dilatari Dendam, Pelajar di Desa Kepayang OKU Bacok Tetangga Hingga Sekarat  

Tersangka RT saat diamankan di Polres Unit PPA Polres OKU.

Laporan: Armiziwadi

Baturaja, Sumselupdate.com – Diduga dilatari dendam kusumat, seorang pelajar berinisial RT (16) nyaris melakukan pembunuhan terhadap tetangganya yang juga masih pelajar AA (16), warga Desa Kepayang, Kecamatan Peninjauan, Kabupaten OKU, Provinsi Sumatera Selatan.

Read More

Peristiwa berdarah ini sendiri terjadi pada Selasa (28/9/2021) sekitar pukul 20.30 WIB.

Usai melancarkan aksinya, pelaku yang merasa takut dan bingung akhirnya pelaku menyerahkan diri ke Polsek Lubuk Raja.

Informasi dihimpun kasus ini berawal korban AA bersama ketiga orang temannya sedang main game di sekitar pinggiran sungai Desa Kepayang.

Tak lama kemudian, datang  pelaku RT sedang mengendarai sepeda motor dan berhenti menghampiri korban.

Diduga tersulut dendam, pelaku tiba-tiba mengambil parang dan langsung membacok tubuh AA sebanyak lima kali.

Akibatnya, korban AA mengalami luka bacok di bagian leher sebelah kiri, tangan kiri, kaki kiri, kaki sebelah kanan, dan pinggang bagian kiri.

Barang bukti parang yang digunakan pelaku dalam melancarkan aksi.

Melihat korban mengalami  luka bacok, warga yang melihat kejadian tersebut melarikan korban ke Rumah Sakit Dr Noesmir Baturaja untuk mendapat perawatan. Sedangkan pelaku melarikan diri

Usai kejadian tersebut, orang tua korban Riduan (48) melaporkan kejadian ini ke unit PPA Polres OKU.

Menindaklanjuti laporan tersebut, unit PPA Polres OKU melakukan penyelidikan dan pengembangan keberadaan pelaku yang bersumber dari keluarga pelaku, tokoh agama, dan masyarakat setempat.

Merasa takut dan bingung akhirnya pelaku menyerahkan diri di Polsek Lubuk Raja, dan akhirnya pelaku dibawa ke Polres Unit PPA Polres OKU beserta barang bukti untuk diproses hukum.

Kapolres OKU, AKBP Danu Agus Purnomo, SIK melalui Kasat Reskrim AKP Hilal Adi Imawan, SIK didampingi Kasi Humas Polres OKU membenarkan penangkapan terhadap tersangka RT (16).

Atas tindakan nekatnya itu, tersangka RT dijerat dengan pasal 80 ayat (2) PERPU RI No 01 tahun 2016 tentang perlindungan anak. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.