Palembang, Sumselupdate.com — Viral di media sosial Instagram, diduga bule melakukan aksi pencurian di salah satu toko kosmetik di jalan D.I. Panjaitan, Kelurahan Bagus Kuning, Kecamatan Plaju Palembang, pada Kamis (11/6/2026) lalu.
Ketika ditemui pada Senin (29/6/2026), salah satu penjaga toko kosmetik bernama Eka, mengatakan kronologis kejadian berawal ketika seorang pria datang bersama dua perempuan yang satunya berhijab dan satu lagi seperti bule dengan rambut pirang kuning dan bertopi.
Dimana dari rekaman CCTV di dalam toko, pria itu mengalihkan perhatian penjaga toko.
“Pria itu mengalihkan perhatian kami penjaga toko saat itu berdua, dengan bertanya dan menunjukkan gambar produk yang hendak dicari,” ucap Eka.
Saat pria dengan perawakan yang diduga teman dari dua perempuan itu mengalihkan perhatian, dua perempuan lainnya beraksi melakukan pencurian dengan memilih produk kecantikan.
Saat melakukan aksi terlihat dalam CCTV tersebut kedua perempuan menggunakan hijab dan bermasker tersebut memilih produk kecantikan dengan berkeliling, mencium produk dan memegang produk seolah olah hendak membeli.
Baca juga : Belum 1×24 Jam, Polsek Sukarame Palembang Ringkus Pelaku Pencurian Motor Mahasiswi
Namun ternyata keduanya memasukkan produk kecantikan tersebut kedalam tasnya bule tersebut hingga beberapa produk kecantikan hilang.
“Yang diambilnya itu bedak yang harganya cukup mahal, bahkan Deodoran yang harganya cukup terjangkau juga diambilnya, kami bilang itu bule buntu,” kesal Eka.
Setelah melakukan aksinya, ketiga terduga pelaku pergi meninggalkan toko kosmetik tersebut tanpa membeli apapun.
Penjaga toko yang sadar dengan beberapa produk hilang, mengecek CCTV dan benar ketika dilihat, ternyata bule dan teman wanitanya tersebut melakukan aksi pencurian.
Baca juga : Aksi Terekam CCTV, Tiga Pelaku Pencurian Kabel Proyek Dibekuk Polisi
“Kalau dihitung, kerugian yang kami alami sekitar Rp1,5 juta. Saya dan pemilik toko melaporkan ini kepada pihak kepolisian, untuk segera ditindak lanjuti dengan harapan pelaku dapat tertangkap dan membayar kerugian yang tel ah kami alami,” tutupnya. (**)











