Jakarta, Sumselupdate.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memutakhirkan kekuatan gempa bumi yang mengguncang Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) dini hari.
Gempa yang sebelumnya dilaporkan berkekuatan magnitudo (M) 7,7 tersebut kini diperbarui menjadi M7,0.
Berdasarkan informasi terbaru BMKG, gempa terjadi pada pukul 04.58.23 WIB dengan lokasi 8,33 derajat Lintang Selatan dan 121,32 derajat Bujur Timur.
“#Gempa (UPDATE) Mag:7.0, 15-Agu-26 04:58:23 WIB, Lok:8.33 LS, 121.32 BT (Pusat gempa berada di laut 38 km timur laut Mbay, Nagekeo), Kedlmn:10 Km,” tulis BMKG melalui akun X, Sabtu (15/8/2026).
Gempa tersebut memiliki kedalaman 10 kilometer dengan pusat gempa berada di laut, sekitar 38 kilometer timur laut Mbay, Nagekeo.
Gempa Terasa hingga Makassar dan Denpasar
Getaran gempa dirasakan di sejumlah wilayah NTT, Nusa Tenggara Barat (NTB), Bali hingga Sulawesi Selatan.
BMKG mencatat intensitas gempa paling kuat mencapai skala IV-V MMI di sejumlah wilayah.
Getaran pada skala IV-V MMI dirasakan di Ruteng, Kota Bima, Kabupaten Dompu, Ende, Labuan Bajo, Maumere, Sumba Timur, dan Kupang.
Pada skala IV MMI, getaran gempa dapat dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah. Gerabah dapat pecah dan pintu maupun jendela berderit.
Sementara pada skala V MMI, getaran dirasakan hampir oleh seluruh penduduk. Banyak orang dapat terbangun dan sejumlah barang di dalam rumah dapat berjatuhan.
Selain itu, gempa juga dirasakan dengan intensitas III-IV MMI di Flores Timur, Lembata, dan Adonara.
Getaran dengan skala III MMI dirasakan di Kabupaten Lombok Barat, Kota Mataram, dan Kabupaten Lombok Timur.
Sementara di Bali, gempa dirasakan dengan skala II-III MMI di Denpasar dan Badung.
Getaran juga dirasakan di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan, yakni Bulukumba, Jeneponto, Takalar, Gowa, dan Kota Makassar dengan intensitas II-III MMI.
Pada skala III MMI, getaran terasa nyata di dalam rumah dan dirasakan seperti ada truk yang sedang melintas.
Sedangkan pada skala II MMI, getaran hanya dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung dapat bergoyang.
BMKG masih melakukan pemantauan dan pemutakhiran informasi terkait gempa tersebut. Masyarakat di wilayah terdampak diimbau tetap tenang serta mengikuti informasi resmi dari BMKG dan instansi berwenang.
(**)











