Sepeda Anak Dicuri Saat Subuh, Warga Jakabaring Palembang Temukan Barangnya Dijual Murah di Pasar Cinde

Writer: - Kamis, 6 Agustus 2026
Saidina, korban pencurian sepeda gayung, saat ditemui di rumahnya, Kamis (6/8/2026) pagi. (Foto; Sumselupdate.com/Candra Budiman)

Palembang, Sumselupdate.com – Nasib apes dialami Saidina (49), warga Jalan Ahmad Yani, Lorong Riang, Kecamatan Jakabaring, Palembang. Sepeda milik anaknya raib digondol pencuri saat diparkir di teras rumah pada Rabu (5/8/2026) dini hari.

Korban baru mengetahui kehilangan tersebut ketika anaknya hendak berangkat ke sekolah sekitar pukul 05.30 WIB.

Read More

Akibat kejadian itu, Saidina melaporkan kasus pencurian ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang pada Rabu malam. Kerugian yang dialaminya ditaksir mencapai Rp1,8 juta.

“Sepeda itu milik anak saya. Diletakkan di teras rumah, di samping motor. Pagi hari saat anak saya mau berangkat sekolah, ternyata sepedanya sudah tidak ada,” ujar Saidina saat ditemui di kediamannya, Kamis (6/8/2026).

Setelah memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di rumahnya, Saidina melihat seorang pria masuk ke halaman rumah dengan membuka pagar, lalu membawa kabur sepeda tersebut.

“Di rumah ada CCTV. Terlihat satu orang pelaku masuk ke teras dengan membuka pagar, kemudian mencuri sepeda anak saya,” katanya.

Berbekal laporan polisi yang telah dibuat, Saidina kemudian berupaya mencari sepeda milik anaknya.

Tak disangka, pada Kamis pagi, ia menemukan sepeda tersebut berada di Pasar Cinde Palembang.

“Saya ke Pasar Cinde dan melihat sepeda itu ada di sana. Langsung saya ambil dari penjualnya, tetapi pelaku sudah tidak ada. Penjual mengaku membeli sepeda itu dari seseorang seharga Rp400 ribu,” ungkapnya.

Meski sepeda berhasil ditemukan, Saidina berharap polisi segera menangkap pelaku pencurian agar mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Sementara itu, Panit SPKT Polrestabes Palembang, Ipda Rifki Syerif Reza Afifi, membenarkan pihaknya telah menerima laporan dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang dialami korban.

“Laporan sudah kami terima dan saat ini masih dalam penyelidikan oleh Unit Reserse Kriminal Polrestabes Palembang,” ujarnya.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan memastikan kendaraan maupun barang berharga disimpan di tempat yang lebih aman, meski berada di lingkungan rumah sendiri.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts